Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Komnas HAM Desak Pemerintah Ratifikasi Konvensi Anti Rokok
Selasa, 12 Juli 2005 | 17:45 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendesak pemerintah segera meratifikasi Konvensi WHO terhadap Pengendalian Tembakau atau ramework Convention on Tobacco Control (FCTC).

“Persoalan ini sangat mendesak,” kata anggota Komnas HAM Anshari Thayib kepada Tempo seusai diskusi bertajuk ‘Ratifikasi FCTC dan Hak Azasi Manusia’ di kantor Komnas HAM, Selasa (12/7).

Dalam diskusi itu terungkap, saat ini Indonesia menjadi negara yang terbelakang karena belum juga menandatangani ratifikasi FCTC. Padahal, bersama 192 anggota WHO lainnya, Indonesia berperan-serta secara aktif dalam pembuatan traktat perlindungan kesehatan masyarakat global itu.

Ketika itu, kata aktivis anti rokok yang juga konsultan WHO Widyastuti Soerojo, Indonesia diwakili oleh lima departemen menjadi anggota legal drafter yang sangat aktif.

Namun, saat kesepakatan internasional disetujui, Indonesia ingkar dengan tak mau menandatangani traktat tersebut sampai batas waktu penandatanganan berakhir. Kini, FCTC sudah ditandatangani oleh 168 negara di dunia. “Ini sangat ironis,” tandasnya.

Kelima instansi yang saat itu berpartisipasi dalam perumusan draft FCTC yakni Departemen Kesehatan, Departemen Perindustrian dan Perdagangan, Departemen Keuangan, Departemen Luar Negeri, dan BPOM. Jojo Raharjo

Dari Arsip Majalah TEMPO
"Kalau Dia Ubah, Ada Risiko" | 28 Maret 2005
Menunggu Era Koboi Kretek | 21 Maret 2005
Sekali Ngebul, Tetap Ngebul | 21 Maret 2005
Terganjal Cukai | 21 Maret 2005
Berakhir di Dorchester | 21 Maret 2005
Bisnis Sepekan | 14 Maret 2005
Terapi Bermodal Kemauan | 21 Pebruari 2005
Menuju Jakarta Bebas Rokok | 07 Pebruari 2005
No Smoking City | 07 Pebruari 2005
Bila Denda Rokok Seharga Rumah | 07 Pebruari 2005
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana acara promosi rokok L&M produksi Philip Morris, Jakarta, 5 Juni 2001 [Koran TEMPO/ Arie Basuki; K2A/015/2001; 20010629]. Billboard iklan Rokok Bentoel Mild, 30 September 2000. [ TEMPO/Awaluddin R; 31D/392/2000; 20001213 ].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20001008-125
Iklan Rokok Bentoel
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Presiden Juga Diminta Sebarkan SMS Anti Merokok
Kenaikan Rokok Sumbang Inflasi Juli 0,6 Persen
GAPPRI Patok Harga Cengkeh Rp 30 Ribu/Kg
Harga Eceran Naik, Industri Rokok Tak Terganggu
Pengusaha Rokok Malang Menolak Kenaikan Harga Rokok
Gudang Garam Tunggu Komentar GAPPRI
Dirjen Bea Cukai : Produsen Rokok Menerima Kenaikan
1 Juli 2005, Harga Jual Rokok Akan Naik
Kalla: Pemerintah Perlu Naikkan Cukai Rokok
BAT Indonesia Tak Terpengaruh Akuisisi Sampoerna
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No.19 Thn.2003 Tentang Pengamanan Rokok Bagi Kesehatan

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data