|
Polisi Kembali Menangkap Pria Diduga Terlibat Terorisme
Selasa, 12 Juli 2005 | 16:13 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepolisian RI kembali menangkap satu orang diduga terkait aksi terorisme. Orang tersebut berinisial SS alias MD, alias AL, alias AM, dan alias CP. Dia ditangkap Jumat (8/7) di wilayah kerja Polda Metro Jaya.
Juru Bicara Mabes Polri Brigjen Pol Soenarko mengatakan, SS diduga menyembunyikan informasi keberadaan buronan polisi, Nurdin M Top dan DR. Azahari. "Dari pemeriksaan terhadap 13 tersangka sebelumnya, SS diduga secara langsung maupun tidak langsung menyembunyikan informasi mengenai keberadaan dua buron polisi," ujarnya kepada wartawan, Selasa (12/7).
Sebelumnya, Kamis (7/7), polisi juga menangkap Fauzan, pengasuh sebuah pondok pesantren anak yatim piatu di Pacet Mojokerto, Jawa Timur. Polisi juga telah menetapkan 13 orang sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana terorisme. Ke-13 tersangka tersebut ditangkap di Jawa Tengah dan Jakarta.
Terhadap dua orang yang ditangkap terakhir, yaitu Fauzan dan SS, polisi belum menetapkan statusnya sebagai tersangka. "Sesuai dengan Undang-Undang Terorisme, polisi mempunyai waktu 7X24 jam untuk memeriksa," ujarnya.
erwin daryanto
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Terdakwa kasus peledakan bom di Wisma Bhayangkari, Anang Supena (kiri) mendengarkan keterangan saksi dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, 26 Agustus 2003. [TEMPO/ Imam Sukamto; K18A/044/2003; 20030926].](/hg/photostock/2005/03/23/s_K18A04405_high_thumb.jpg) |
![Poster daftar pencarian orang (DPO) yang dipasang di tembok Gedung Jaya, Jakarta, 2 September 2003. [TEMPO/ Imam Sukamto; K18A/036/2003; 20030926].](/hg/photostock/2005/03/14/s_K18A03608_high_thumb.jpg) |
|
|
| Poster Daftar Pencarian Orang
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|