Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jampidsus Evaluasi 30 Kasus BLBI
Selasa, 12 Juli 2005 | 12:26 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), Hendarman Supandji, berencana mengevaluasi sekitar 30 kasus terkait Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) tahun 1998-2003. Masing-masing kasus akan dievaluasi selama dua bulan, dan berkas kasus yang lengkap akan segera diajukan ke persidangan.

Menurut Hendarman, evaluasi dimulai dengan menginventarisasi berbagai kasus BLBI baik yang dalam tahap penyelidikan maupun penyidikan. "Sekitar empat sampai enam kasus sudah mulai saya inventarisasi untuk ditindaklanjuti," ujarnya saat ditemui wartawan disela-sela pembukaan Pekan Olah Raga Kejaksaan Agung, Selasa (12/7).

Ia meminta Direktur Penyidikan, Suwandi, untuk menyelesaikan inventarisasi tunggakan BLBI 1998 paling lambat Agustus 2005. Untuk kasus BLBI 1998, 5-10 kasus akan segera dievaluasi. "BLBI 1998 itu, sudah penyidikan, artinya peristiwa pidana sudah ada. Peristiwa kejahatan sudah ada, tapi ini kenapa ini berhenti," ujarnya.

Hendarman mengkategorikan kasus BLBI menjadi tiga, yakni pihak yang sudah membayar tunggakan kemudian ada keputusan MPR sehingga tidak diganggu gugat lagi, Kedua, ada yang menimbulkan kerugian negara tetapi tindak pidananya tidak ada. "Itu diserahkan ke bagian perdata untuk dituntut ganti rugi," ujar Hendarman. Ketiga, pihak yang tidak kooperatif, dan menimbulkan kerugian negara serta unsur tidak pidananya. "Itu yang saya rencanakan untuk maju," ujarnya. Astri Wahyuni

Dari Arsip Majalah TEMPO
Mencoba Mengadili Para Bankir  | 30 Maret 1999
Dot, Daftar Orang Tersembunyi?  | 23 Maret 1999
Buron ke Singapura, Dituntut dari Jakarta  | 02 Maret 1999
Bom Waktu 'Cessie' | 04 Agustus 2003
Yang Gelisah Setelah Putusan  | 16 Juni 2003
Dentaman Keras dari Merdeka Utara  | 16 Juni 2003
Kandidat di Jok Espass  | 05 Mei 2003
GT Kabel Rampungkan Restrukturisasi Utang  | 21 April 2003
Pepesan Ongko buat BPPN  | 14 April 2003
Yang Bungkam, yang Berkelit  | 14 April 2003
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Tunggu Uji Tuntas Investor Dipasena
Kinejar Lambat, Tim Penyidik Kasus Perbankan Diganti
Timtastipikor Butuh Dukungan Pengadilan yang Bersih
Kejaksaan Sudah Kantongi Tersangka Korupsi PLN
Dugaan Korupsi di Telkom Masuk Penyidikan
Kejaksaan Tak Akan Periksa Pejabat yang Berhaji
Hari Ini Putusan Kasus BLBI Dikirim Ke Kejaksaan
Bank Indonesia Kekurangan Pengawas dan Pemeriksa
Kejagung Periksa Rekening Para Tersangka Bank Mandiri
Pertemuan Politisi Buat Nasib Bangsa
> selengkapnya...


Referensi

Kasus-kasus Korupsi di Indonesia
Program-program Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh Memberantas KKN
ICW : Buka Kembali Kasus Korupsi yang Di SP3
> selengkapnya...

Website

Bank Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Tol Penjaringan-Kebun Jeruk Selesai Juni 2009
Cuaca Hari ini Didominasi Awan dan Hujan
Hari Pencoblosan, NTB Libur
Presiden Buka PON XVII Malam Ini
Presiden Resmikan PLTU Milik Dahlan Iskan

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data