Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Surya Paloh Bantah Keterlibatan Metro TV
Senin, 11 Juli 2005 | 20:42 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Direktur Metro TV Surya Paloh membantah keterlibatan perusahaannya dalam kucuran kredit Bank Mandiri terhadap PT Cipta Graha Nusantara (CGN) senilai Rp 160 miliar. PT CGN merupakan perusahaan yang menerima kredit dari Bank Mandiri dalam pembelian Hotel Tiara Medan.

"Saya diminta untuk memberikan kesaksian dalam PT CGN. Semua sudah tahu itu," kata Surya Paloh seusai menjalani pemeriksan selama sekitar dua jam di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (11/7).

Paloh mengatakan kedatangannya untuk menunjukkan bahwa sebagai warga negara harus mau memberikian kesaksian jika diminta. “Apabila nggak merasa bersalah nggak usah ragu-ragu. Datang dan berikan kesaksian itu. Ini upaya kita untuk menegakkan law enforcement,” katanya.

Di juga menegaskan kesaksian yang diberikan dapat dipertanggungjawabkan. "Kesaksian yang saya berikan dengan sepenuh hati dan dapat dipertanggungjawabkan di dunia dan akherat," kata Paloh.

Kapuspen Kejaksaan Agung Soehandoyo mengatakan pemeriksaan Paloh untuk melihat sejauh mana rentetan kasus pengucuran kredit Bank Mandiri dengan aliraan yang masuk ke rekening pihak Metro TV. "Saat ini posisinya adalah sebagai saksi atas Neloe cs (mantan Dirut Mandiri)," ujarnya.

Setelah pemeriksaan ini, pihaknya akan mempelajari kembali. Setelah itu baru bisa ditentukan apakah akan ada pemanggilan kembali atau tidak.

Muchamad Nafi

Dari Arsip Majalah TEMPO
Dibidik dari Segala Penjuru | 11 April 2005
Menunggu Opini Sebelum Sanksi | 11 April 2005
Terseret Pusaran Utang  | 29 Desember 1998
Menuntut si Kebal Hukum  | 22 Desember 1998
Bisnis Sepekan | 10 Januari 2005
Mahalnya Sebuah Pilihan  | 07 Juni 1999
Setelah Pengutang Kakap Dipajang  | 07 Juni 1999
Urus Diri Dululah  | 31 Mei 1999
Bank-Bank 'Nasional' Selayang Pandang  | 30 Maret 1999
Lancar Kendati Cuma Bunga  | 19 Juli 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Prabowo Mengaku Ingin Selamatkan Kiani Kertas
Kejagung Periksa Prabowo Subianto
Tak Becus Selidiki Mandiri JW Mere Dicopot
BII Diduga Terima Kucuran Dana Mandiri
Risiko Kredit Industri Tekstil Masih Tinggi
Kejaksaan Agung Periksa Dirut Lativi
Bank Indonesia Kekurangan Pengawas dan Pemeriksa
Jaksa Agung Temui Abdul Latief
Pasca Kasus Mandiri, Kredit Bank Seret
Menkeu: Pengembalian Kredit Seret Tidak Bisa 100 Persen
> selengkapnya...


Referensi

Kasus Dipasena
Kasus-kasus Korupsi di Indonesia
Program-program Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh Memberantas KKN
ICW : Buka Kembali Kasus Korupsi yang Di SP3
> selengkapnya...

Website

Departemen Keuangan
Bank Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data