|
GAM: Aceh Bagian dari Indonesia
Senin, 11 Juli 2005 | 20:24 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Para pemimpin Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Swedia memutuskan Aceh tetap menjadi bagian dari Indonesia. Hal ini dijelaskan Juru Bicara GAM, Bachtiar Abdullah, kepada AFP, Senin (11/7).
Selama perundingan di Swedia akhir pekan lalu, perwakilan pemerintah RI dan pemimpin GAM membuat keputusan menyerahkan sepenuhnya kedaulatan kepada rakyat Aceh untuk menentukan nasib mereka sendiri.
Perundingan damai sendiri terus dilakukan untuk mengakhiri konflik dengan catatan Aceh tidak memisahkan diri dari Indonesia. Pemerintah Indonesia dan pemimpin GAM akan melakukan pertemuan informal terakhir minggu ini di Helsinki. Kedua pihak optimis konflik selama tiga dekade terakhir akan dapat diselesaaikan.
Bachtiar juga menyebutkan GAM ingin memiliki partai politik lokal di Aceh. Hal ini ditolak oleh pemerintah Indonesia.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sendiri minggu lalu menjelaskan pemerintah RI dapat menerima anggota GAM menempati jabatan di Pemerintahan Daerah Nangroe Aceh Darussalam. Namun SBY juga menegaskan partai politik lokal yang berada di Aceh adalah partai politik nasional yang memiliki perwakilan di daerah.
Ami Afriatni
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|