Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kalla Persilakan Anggota PDIP untuk Berperang di Aceh
Senin, 11 Juli 2005 | 16:23 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla mempersilakan sejumlah anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR yang menolak proses negosiasi pemerintah dan Gerakan Aceh Merdekat untuk berperang.

Ia menilai, sikap para politikus itu "menyalahi sikap sang ketua umum Megawati Soekarnoputri". Ketika menjadi presiden, kata dia, "Mega berjanji untuk tidak akan menumpahkan kembali darah dan air mata rakyat Nanggroe Aceh Darussalam."

"Kalau tidak ingin menumpahkan darah dan air mata, harus berunding," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla kepada pers di Departemen Keuangan, Senin (1/7).

Wakil presiden mengatakan yakin, Fraksi PDIP DPR akan sejalan dengan sikap pemerintah dalam menyelesaikan masalah separatisme di Aceh. Pemerintah telah menegaskan komitmen untuk menyelesaikan masalah GAM secara adil dan bermartabat.

Untuk itu, pemerintah telah menggelar pertemuan informal dengan GAM di Helsinki selama empat kali. Jika tidak ada aral, kedua pihak kembali berunding. Budiriza

Dari Arsip Majalah TEMPO
Perang No, Damai Yes | 31 Januari 2005
Melepas HDC, Menggaet CMI | 31 Januari 2005
Berbagai Jalan Menuju Helsinki | 31 Januari 2005
Surat Pembaca | 01 Desember 2003
Perjalanan Panjang Ferry Santoro  | 17 Mei 2004
Siasat Baru Menjepit GAM | 17 November 2003
Perpanjangan tanpa Evaluasi | 10 November 2003
Belum Tentu Angin Baik untuk TKI  | 10 November 2003
Tindakan Terukur untuk Mitra Setara  | 27 Oktober 2003
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
   
Tentara Nasinonal Indonesia (TNI) dari Batalyon 330 Linud Kujang Bandung yang akan diberangkatkan menuju Nangroe Aceh Darussalam (NAD) di pangkalan laut Kolinlamil Jakarta, 24 Mei 2004. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20040524].
Tentara Batalyon 330

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Minta Partai Akomodasi GAM
Swedia Bayar Ganti Rugi pada Pemimpin GAM
Calon Pemantau Aceh Bertemu Tokoh dan Pejabat
Pemantau Asing Dikabarkan Telah Masuk Aceh
Aceh Bukan Persoalan Internasional
RI-GAM Bertemu Kembali Juli
RI-GAM Sepakati Sejumlah Hal
Indonesia-GAM Belum Capai Kesepakatan
Panglima TNI: Ada Peningkatan Jumlah GAM
Kontak Tembak di Aceh Utara
> selengkapnya...


Referensi

Pemeriksaan Hasan Tiro
Operasi Militer di Aceh
Bersemilah Damai di Aceh
Kepres RI No. 97 Thn.2003 Tentang Pernyataan Perpanjangan Keadaan Bahaya Dengan Tingkatan Keadaan Darurat Militer Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

Website

Departemen Pertahanan
Kepolisian Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Dukun Usep Dieksekusi Regu Tembak di Lebak
DPRD Cirebon Minta Kamar Hotel dan Mobil Baru
Festival Industri Kreatif 2008 Dibuka Hari ini di Bandung
Eksekusi Mati Sumiarsih Sesuai dengan Prosedur
Rencana Penyemayaman Jenazah Sumiarsih Batal

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data