|
Polisi Kembali Tangkap Seseorang Terkait Terorisme
Senin, 11 Juli 2005 | 13:30 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Markas Besar Kepolisian RI membenarkan telah menangkap Ahmad Fauzan yang diduga terkait dengan aksi terorisme di Indonesia. Dia ditangkap Kamis (7/7) di Mojokerto, Jawa Timur.
Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Aryanto Budihardjo, mengatakan Ahmad Fauzan diduga menyembunyikan DPO (Daftar Pencarian Orang) terorisme Noordin M. Top selama 14 hari pada sekitar bulan Februari, Maret 2005. "Namun saya belum mengetahui persis dimana dia menyembunyikan," kata Aryanto.
Penanggapan Ahmad Fauzan ini adalah hasil pengembangan dari pemeriksaan terhadap 13 tersangka aksi terorisme yang diperiksa sejak 29 Juni 2005 lalu. Mereka saat ini
ditahan di Rutan Mabes Polri.
Mengenai status Ahmad Fauzan, menurut Aryanto, baru bisa diketahui dua hari yang akan datang. Namun, dalam pemeriksaan awal, polisi sudah menemukan indikasi kuat keterlibatannya dalam aksi terorisme di Indonesia. "Saat ini masih diperiksa, belum resmi ditahan. Mungkin besok atau lusa baru diketahui statusnya," katanya. Erwin Dariyanto
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Terdakwa kasus peledakan bom di Wisma Bhayangkari, Anang Supena (kiri) mendengarkan keterangan saksi dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, 26 Agustus 2003. [TEMPO/ Imam Sukamto; K18A/044/2003; 20030926].](/hg/photostock/2005/03/23/s_K18A04405_high_thumb.jpg) |
![Poster daftar pencarian orang (DPO) yang dipasang di tembok Gedung Jaya, Jakarta, 2 September 2003. [TEMPO/ Imam Sukamto; K18A/036/2003; 20030926].](/hg/photostock/2005/03/14/s_K18A03608_high_thumb.jpg) |
|
|
| Poster Daftar Pencarian Orang
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|