|
Pemerintah Siapkan Perda Penghematan BBM
Sabtu, 09 Juli 2005 | 16:12 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Untuk mengatasi krisis bahan bakar minyak (BBM) dalam dua pekan terakhir, pemerintah akan menginstruksikan gerakan penghematan secara nasional. Program itu, menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro, akan disosialisasikan dalam pertemuan antara Presiden, Menteri, dan Gubernur se Indonesia, Minggu (10/7).
“Kami mempersiapkan langkah-langkah pengamanan menyikapi kondisi ekonomi makro. Nanti akan ada tim kecil untuk menyusun konsep penghematan yang selanjutnya akan diteruskan kepada gubernur dan ditindaklanjuti dengan peraturan daerah,” kata dia seusai mengikuti rapat di rumah dina Wakil Presiden Jusuf Kalla, Sabtu (9/7) siang.
Rapat itu yang berlangsung selama 3 jam itu juga diikuti Menko Ekuin Aburizal Bakrie, Menteri Perindustrian Andung Nitimihardja, Menteri Keuangan Yusuf Anwar, Menteri Dalam Negeri M. Ma’ruf, Menteri BUMN Sugiharto, dan Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Sri Mulyani Indrawati.
Program penghematan itu mencakup penghematan penggunaan listrik di gedung-gedung komersial maupun instansi negara, serta penghematan BBM untuk sektor transportasi. “Seperti pengalaman di negara lain, keberhasilan program ini sangat tergantung pada partisipasi masyarakat,” katanya.
Tentang imbauan wapres agar televisi mengakhiri siarannya pada pukul 24.00, Purnomo menyatakan keputusan itu belum final. “Soal pembatasan jam tayang itu kami serahkan kepada Menteri Komunikasi dan Informasi. Beliau nanti yang akan berbicara langsung dengan pemilik stasiun televisi. Instruksi penghematan ini bottom-up, tidak top down,” katanya. Jojo Raharjo dan Tito Sianipar
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|