|
Da'i Bachtiar Minta Maaf
Sabtu, 09 Juli 2005 | 11:28 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Mantan Kepala Polisi Republik Indonesia Jenderal Da'i Bachtiar meminta maaf kepada masyarakat atas sikap polisi yang kurang dapat terima oleh masyarakat.
"Saya meminta maaf dan merasa bertanggung jawab atas semua kekurangan dan tindakan yang kurang mengenakkan polisi kepada masyarakat umum," ujar Da'i dalam acara serah terima jabatan Kepala Polri kepada Jenderal Sutanto, di Markas Komando Korps BRIMOB Polri Kelapa Dua Depok, Sabtu (8/7).
Serah terima jabatan disimbolkan melalui penyerahan tongkat komando dari Da'i kepada Sutanto. Setelah itu keduanya melakukan salam komando. Upacara yang diikuti 12 detasemen yang ada di jajaran polisi Republik Indonesia itu dipimpin Komisaris Besar Polisi Wahyu Indra P yang juga Kepala Polisi Kota Besar Banjarmasin. Yudha Setiawan
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Kapolri, Jenderal Pol. Da'i Bachtiar (kanan) berbincang-bincang dengan anggota DPR, Astrid Susanto sebelum memulai Rapat Dengar Pendapat dengan Pansus RUU Anti Terorisme di Gedung MPR/ DPR, Jakarta, Rabu, 19 Februari 2003. Selain Kapolri rapat tersebut juga diikuti oleh perwakilan Jaksa Agung.
[TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20030319].](/hg/photostock/2004/12/28/s_AR03021910_high_thumb.jpg) |
![Kapolri, Jenderal Pol Da'i Bachtiar (kiri) didampingi Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Makbul Padmanagara (kanan) pada rapat konsultasi dengan Komisi I DPR mengenai kasus kekerasan terhadap pers yang menimpa Majalah Tempo di Gedung MPR/ DPR, Jakarta, Selasa, 18 Maret 2003. Dalam sidang yang dilakukan pada masa reses DPR itu disepakati beberapa hal antara lain pemberantasan aksi premanisme terhadap pers dan masyarakat umum. [TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20030327].](/hg/photostock/2004/12/23/s_AR03031809_high_thumb.jpg) |
| Da'i Bachtiar dan Astrid Susanto
|
|
| Da'i Bachtiar dan Makbul Padmanagara
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|