Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Indonesia Peringkat Tiga TBC Dunia
Jum'at, 08 Juli 2005 | 13:08 WIB

TEMPO Interaktif, Solo:World Health Organization (WHO) memasukkan Indonesia dalam negara dengan kasus tuberkulosa (TBC) terbesar. Perkiraan pada tahun 2001 itu juga menyebutkan, setiap tahunnya diperkirakan jumlah penderita TBC paru menular sebanyak 262 orang. Jumlah itu merupakan bagian dari 583.000 penderita TBC paru baru dan sebanyak 140 orang di antaranya meninggal dunia.

Berdasarkan Survei Kesehatan Nasional (Surkenas) 2001, TBC paru menempati urutan ke-3 penyebab kematian umum.
"Tahun 2002 jumlah kasus baru yang ditemukan sebanyak
76.230 orang dengan angka kesembuhan sebesar 70,23
persen,"kata Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari, di acara pembukaan Konggres Nasional X Perhimpunan Dokter
Paru Indonesia (PDPI) di Hotel Quality Solo.

Berdasarkan data WHO tahun 2001 lima jenis penyakit
paru sebagai penyebab utama yakni sebanyak 17,4
persen. Kelima penyakit paru tersebut adalah infeksi
paru sebanyak yang memberikan konstribusi 7,2 persen,
penyakit Paru Obstruktif Kronik atau PPOK sebanyak
4,88 persen, TBC sebanyak tiga persen dan Ca Paru
berjumlah 2,1 persen serta asma sebanyak 0,3 persen.
"Penyakit paru ini umumnya kronik dan dapat menyerang
segala umur,"katanya.

Pencegahan agar penyakit baru yang telah kronik
tidak menjadi akut, bisa diminimalkan dengan
berbagai upaya, secara medis maupun non medis.
Dalam upaya nonmedis, peran masyarakat sangat penting
terutama dengan disosialisasikannya informasi tentang
pencegahan, penanggulangan pada tingkat pelayanan
kesehatan tertentu. "Baik oleh keluarga, masyarakat
maupun penderita sendiri. Cara untuk hidup sehat dan
mengetahui permasalahan kesehatan secara dini sehingga
masyarakat akan lebih proaktif dalam mencegah
timbulnya penyakit itu,"ujar Menteri Siti.

Karena penyakit paru ada yang sifatnya kronik dan
berulang maka si penderita dipastikan membutuhkan
biaya cukup besar. Pemerintah tengah memikirkan model
pembiayan penderita penyakit baru yang efektif serta
seefisien mungkin. "Tetapi sampai saat ini
pemerintah hanya mampu menyediakan pembiayaan untuk
keluarga miskin yang terdapat baik di Puskemas maupun
rumah sakit sekitar 20 persen,"kata Menteri Kesehatan.

Imron Rosyid

Dari Arsip Majalah TEMPO
Tips Kesehatan | 11 April 2005
Bila Keramas Mengundang Cemas | 11 April 2005
Tips Kesehatan | 04 April 2005
Timbul Tenggelam Flu Pembunuh | 04 April 2005
Mudahnya Berburu Mahkota Dewa | 04 April 2005
Menguji Rahasia Lama | 04 April 2005
Humanitarian Intervention | 28 Maret 2005
Tips Kesehatan | 28 Maret 2005
Flu Burung Kembali Mematuk | 28 Maret 2005
Berkembang di Tubuh yang Lemah | 28 Maret 2005
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana di klinik Neuropsikiatri dan Revitalisasi (sekolah stroke) binaan Dr. Hermawan Suryadi, Sps di Kemanggisan, Jakarta, 22 Februari 2002. [ TEMPO/ Bagus Indahono; K7A/213/2002; 20020511 ]. Suasana penderita sroke yang sedang menjalani terapi  di klinik Neuropsikiatri dan Revitalisasi (sekolah stroke) binaan Dr. Hermawan Suryadi, Sps di Kemanggisan, Jakarta, 22 Februari 2002. [ TEMPO/ Bagus Indahono; K7A/213/2002; 20020511 ].
Stroke
Stroke
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Penderita TBC di Indonesia Terbanyak Ketiga di Dunia
Biofarma dan Badan POM Tingkatkan Komunikasi
Menteri Kesehatan Yakinkan Vaksinasi Polio Aman
Cengkareng dan Kalideres Rawan Muntaber
RS Cikini Kembali Rawat Dua Pasien Busung Lapar
Awas Formalin di Makanan Kita
630 Balita Jakarta Utara di Bawah Garis Merah
Pantai Utara Tangerang Daerah Endemik Muntaber
Penderita TBC di Malang Empat Ribu Jiwa
Janji Surga Presiden Yudhoyono
> selengkapnya...


Referensi

Trend CDR dan SR TB Paru (1997-2003)
Program Penanggulangan TB Indonesia
Trend Hasil Upaya Penanggulangan TB Paru Indonesia 2000-2003
UU RI No.9 Thn.1960 Tentang Pokok - Pokok Kesehatan
PP RI No.39 Thn.1995 Tentang Penelitian Pengembangnan Kesehatan
PP RI No.32 Thn.1996 Tentang Tenaga Kesehatan
Perang
Polio Impor di Sukabumi (II)
Polio Impor di Sukabumi
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
Departemen Kesehatan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Dukun Usep Dieksekusi Regu Tembak di Lebak
DPRD Cirebon Minta Kamar Hotel dan Mobil Baru
Festival Industri Kreatif 2008 Dibuka Hari ini di Bandung
Eksekusi Mati Sumiarsih Sesuai dengan Prosedur
Rencana Penyemayaman Jenazah Sumiarsih Batal

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data