|
Haryo, Lolos Dari Tuduhan Terorisme
Kamis, 07 Juli 2005 | 23:17 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sehari Setelah Dipulangkan Haryo atau Rio yang sempat ditahan polisi sudah kembali beraktivitas. Pemuda ini sempat ditangkap polisi karena dugaan terlibat jaringan terorisme.
Sejak pukul 10.30 Haryo sudah meninggalkan rumahnya di jalan Jagur I/71 A Cipinang Melayu. Rumahnya yang asri saat itu sedang disapu oleh Ani, pembantu rumah tangga di rumah tersebut. Dia menyatakan tidak tahu menahu tujuan Haryo. "Saya tanya mau kemana mas kok sudah rapi, dia jawab mau ke rumah temannya,"kata Ani.
Menurut Ani, Haryo memang dikenal jago komputer dan di kamarnya banyak terdapat buku-buku agama dan
Alquran. Menurut Lukman Abidin, tetangga depan rumahnya Haryo kembali ke rumahnya kurang lebih pukul 20.00-21.00. Setelah itu Dia bertandang ke rumah Achmadiat, Ketua RT01 Rw 10 yang berada di sebelah rumahnya. Kepulangannya diantarkan oleh seorang polisi yang saat dulu menangkap pemuda tersebut.
Polisi yang menangkap tampak sempat ngobrol dengan kedua orang tua Rio. "Yang saya lihat cuma sendiri, nggak tahu kalau ada lagi yang menunggu. Saya juga sempat ngobrol
di rumah pak RT. Nggak ada yang berubah, sikapnya biasa saja,"kata Lukman.
Menurut Lukman dari ngobrol dengan Rio, selama ini dia diperiksa di Mabes Polri dan Polda Metro Jaya. Namun selama itu, Rio meengaku hanya disuruh menghadapi komputer,"katanya. Hampir sepuluh hari lalu, Haryo diciduk polisi dengan dugaan terlibat jaringan terorisme. Saat itu, Haryo ditangkap bersama Andono temannya dan Rian, saudara sepupunya. Rian ditangkap di rumah Ricky yang juga beralamat di jalan Jagur I Rt 02 Rw 10.
Saat dicokok polisi, para tetangga sempat tidak percaya bahwa pemuda tersebut terlibat jaringan teroris. Meskipun berpenampilan beda, namun, Rio dinilai cukup santun. Dia pun dikenal rajin shalat berjamaah di Mushola di dekat rumahnya.
Dian Yuliastuti
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|