Berita terkait selengkapnya TNI Pasca- Ambalat(28 Maret 2005) Tersandung di Pulau Berhala(21 Maret 2005) Datuk, di Laut Kita Adu gertak(14 Maret 2005) Kisah Ambalat di Mulut Meriam(07 Maret 2005) Dephut Sudah Kami Undang Rembukan(24 Januari 2005) Suleman Wiriadidjaja: (13 Oktober 1998) Laksamana TNI Bernard Kent Sondakh: "Angkatan Laut Bukan Centeng"(19 Juli 2004) Laksamana Muda Y. Didik Heru Purnomo: "Cari Orang di Pasar Senen Saja Susah, Apalagi di Laut"(28 Juni 2004) Surat Pembaca(08 Desember 2003) Saling Silang Kapal Perang (08 Desember 2003) Kesatuan Elite yang Terlupakan (01 Desember 2003) Melihat Terobosan Kapal Patroli (10 Mei 2004) KSAL Bernard Kent Sondakh: (10 Mei 2004) Satu Surat, Berganda Kontroversi (10 Mei 2004) Kelak-kelok Si Tedung (10 Mei 2004) Kapal Patroli Pembawa Selisih (10 Mei 2004) Lawatan Tiga Jam yang Merepotkan(20 Oktober 2003) Justru di Laut Kita Memble(06 Oktober 2003) TNI-AL Beli Dua Kapal Selam (29 September 2003) Mau Beli Kapal Perang? Silakan Saja(15 September 2003) Kapal Perang atau Kapal Patroli? (08 September 2003) Kapal Perang untuk Siapa?(08 September 2003) Ladang Baru untuk Pungutan Liar (08 September 2003) Surat Pembaca(15 Maret 2004) Buah Percentengan (18 Agustus 2003) Bermula dari Pertemuan Lokasari (11 Agustus 2003) Dengan Korvet Kita Jaya... (16 Pebruari 2004) Siapa Mau Kapal Tua (09 Pebruari 2004) Ketika Senapan GAM Memakan Tuan (02 Juni 2003) Berthy Loupatty: "Kopassus? Mereka Lebih Sering Memakai Saya"(24 Maret 2003) Panglima Komando Armabar Diganti (17 Maret 2003) Perompakan Tak Kunjung Padam (20 Januari 2003) Marinir Dapat 12 Amfibi Baru (18 November 2002) TNI AL Jual Yayasan (04 November 2002) Tak Cukup Hanya Menyetop Bisnis Militer (04 November 2002) Tanggapan TNI AL (07 Oktober 2002) Pergantian (05 Agustus 2002) Tanggapan TNI-AL (18 Pebruari 2002) Tanggapan Soal Marinir (11 Pebruari 2002) Marinir Tertangkap di Way Kambas (04 Pebruari 2002) Keserempet Torpedo Pronk(16 April 1977) 33 Tahun: Ringkasan Sebuah Peran(19 Agustus 1978) Gebrakan Itu Disambut(12 Agustus 1978) Setelah Ibnu Datang(09 November 1974) Bab Sistim Pengamanan(10 Agustus 1974) Kapolri Dan Kasal Baru(06 Juli 1974) Setelah Tinju Marsum(11 Mei 1974) Bengkel Pasif(14 April 1973) Persiapan Ke Darat(31 Maret 1973) Menuju Medan Loak(09 September 1972) Bantahan Marpaung(19 Pebruari 1972) Pelantikan pejabat baru(11 Desember 1982) Tabung pembunuh 60 penyakit(08 Desember 1984) Kembali Mencetak Tentara...(06 Oktober 1984) Naik Pangkat(12 Mei 1984) Teka-teki di masalembo(02 Maret 1985) Pelantikan KSAL Pelantikan KSAU(12 April 1986) Serah Terima Jabatan(12 April 1986) Pelantikan Deputi KSAL(12 April 1986) Bukan 13, tapi 17(18 Juli 1987) Semrawut di blangguan(01 Agustus 1987) Kenakalan yang menelan jiwa(01 Desember 1990) Vonis impian marwanih(12 Oktober 1991) Ratono bukan eks-Marinir(21 September 1991) Rekor guiness di camlong ?(20 Juli 1991) Buntut hiu di pulau banggi(20 Juli 1991) Semangat marinir di selat sunda(16 November 1991) Perwira tak lagi serba bisa(18 April 1992) Penggantian(11 Januari 1992) Minta saran, dokter daniel(28 Maret 1992) Purnawirawan Yang Tergusur(17 Oktober 1992) Tragedi dini hari pencari rezeki(31 Juli 1993) Mirip arifin ?(30 Januari 1993) Hukum Rimba Di Batam(14 Agustus 1993) Sebelum kapal bekas melaut(13 Maret 1993)