Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Amien: Lucu, Jika Din Tidak Jadi
Rabu, 06 Juli 2005 | 19:44 WIB

TEMPO Interaktif, Malang:Mantan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Amien Rais menyatakan Wakil Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin layak memimpin Muhammadiyah hingga lima tahun mendatang.

Menjawab pertanyaan wartawan seusai berceramah di forum Muktamar ‘Aisyiyah ke-45 di Kampus II Universitas Muhammadiyah Malang, Rabu (6/7) petang, Amien menilai Din memenuhi kriteria pemimpin yang sesuai dengan zaman sekarang. Kriteria itu yakni seorang alim yang memiliki integritas, kapabilitas, dan berwawasan luas. "Gampangnya, Din seorang ulama sekaligus cendikiawan."

“Selain itu Din masih muda. Dia cocok. Di luar soal kriteria, Din memperoleh suara terbanyak, 80 persen. Saya berani menjamin yang jadi tetap Din karena Muhammadiyah tetap menghargai proses dan sistem demokrasi. Kalau tidak jadi, itu lucu dan berarti Muhammadiyah mencederai demokrasinya sendiri. Walau demikian, kita harus tetap menghargai dan menghormati perolehan suara yang ada,” tutur Amien.

Dari hasil penghitungan suara untuk memilih 13 dari 39 calon sementara anggota Pimpinan Pusat Muhammadiyah kemarin malam, Din berada di peringkat pertama dengan mendulang 1.718 suara, disusul Haedar Nashir 1.375 suara, Muhammad Muqaddas 1.285, dan seterusnya.

Abdi Purmono/Bibin Bintariadi

Dari Arsip Majalah TEMPO
Bank Persyarikatan Dilikuidasi Saja | 27 Desember 2004
Ketika Muhammadiyah Terkena Pulut | 27 Desember 2004
Album | 27 Desember 2004
Minimal NU | 06 Desember 2004
Gagasan tentang Negara Islam  | 12 Januari 1999
Fatwa Khilaf, Fatwa Mandul  | 22 Desember 2003
Fatwa Terlambat atau Perlu Direvisi?  | 22 Desember 2003
Surga di Pelupuk Mata | 13 Oktober 2003
Pro-Kontra 'Presiden Muhammadiyah'  | 16 Pebruari 2004
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Pendukung Muhammadiyah dari kalangan pelajar membawa bendera muktamar pada Muktamar Muhammadiyah ke-44 di Stadion Utama Senayan, Jakarta 8-11 Juli 2000 [TEMPO/ Robin Ong; 30d/425/2000; 2000/08/03].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20000716-037 Bendera diantara peserta Muktamar Muhammadiyah, Jakarta, 12 Juli 2000 [TEMPO/ Robin Ong; 30d/420/2000; 2000/08/01].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010805-041
Muktamar Muhammadiyah
Muktamar Muhammadiyah
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Angkatan Muda Muhammadiyah Ingin Din Menjadi Ketua
Din Syamsuddin Sementara Unggul
Presiden Minta Dukungan Muhammadiyah
Yudhoyono Tiba di Arena Mukmatar Muhammadiyah
Muhammadiyah Buka Program Informasi SMS
Dien Janji Lanjutkan Pembaruan Muhammadiyah
4.000 Personel Jaga Pembukaan Muktamar Muhammadiyah
Muhammadiyah NTB Galang Dukungan untuk Din Syamsuddin
57 Muktamirim NTB Wajib Pilih Dien Syamsuddin
Kaderisasi di Muhammadiyah Tak Lancar
> selengkapnya...


Website

Muhammadiyah


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Pembangunan Taman Ayodya Molor
Persib Kalah, Bobotoh Rusuh di Siliwangi
Dede Jusuf Anggap, Kerusuhan Tak Bisa DIhindari "
Persib Takluk Di tangan Persija
Penjualan Selama IIMS 2008 akan Capai Rp 2 Triliun

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data