Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Mantan Pejabat BIN Menangis di Pengadilan
Selasa, 05 Juli 2005 | 18:13 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Zyaeri, mantan Kepala Staf Harian Badan Koordinasi Pemberantasan Uang Palsu Badan Intelijen Negara, menangis pada persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (5/7). Ia meminta agar majelis menolak tuntutan jaksa delapan tahun penjara atas dugaan pemalsuaan uang yang dikenakan kepadanya.

"Semua saya lakukan untuk kepentingan riset, karena tugas negara. Tidak ada tindak pidananya dalam konteks ini," kata Zyaeri sambil terisak. Ia meminta agar majelis juga mempertimbangkan penyakit jantung yang diidapnya.

Zyaeri yang datang ke persidangan dengan tongkat membacakan pleidoi tiga lembar. Ia membantah tuduhan jaksa bahwa alat-alat pemalsuan uang di labolatorium Badan Koordinasi Pemberantasan Uang Palsu dikumpulkan atas perintahnya kepada Dadang Ruhiyat dan Muhamad Iskandar, dua terdakwa lainnya.

Menurut Zyaeri, uang palsu sebanyak 2.267 lembar dalam bentuk pecahan Rp 100 ribu untuk mengetahui kapasitas produksi pada pembuatan uang palsu. Pembelaan yang sama disampaikan enam terdakwa lainnya melalui kuasa hukum mereka, Heri Supriyadi. Anton Aprianto

Dari Arsip Majalah TEMPO
Selalu Ranting, Bukan Batang | 24 Januari 2005
Uang Palsu dari Madiun 34 | 24 Januari 2005
Uang Palsu di Sarang intel | 24 Januari 2005
TEMPO, 30 Oktober 1971 | 24 Januari 2005
Bisnis Sepekan | 29 November 2004
Tak Selalu Rahasia  | 28 Juni 2004
Anwar Nasution Memutus Rantai Pemalsuan  | 28 Juni 2004
Pecahan Palsu di Balik Stiker  | 28 Juni 2004
Menyiasati Pemain Lama  | 28 Juni 2004
Mencegat Si Palsu dan Si Aspal  | 28 Juni 2004
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Uang palsu pecahan Rp. 10.000.- yang sudah dipotong dan dalam bentuk lembaran saat penggerebekan tempat pembuatan uang palsu di Bandung, Jawa Barat tahun 1999 [TEMPO/ Sukma; 30d/262/99; 2000/07/08]<br>Dimuat majalah TEMPO 20020120-042 Mesin cetak uang Rp. 50.000 palsu di rumah tersangka pemalsu uang di daerah Cakung, Jakarta tanggal 25 Mei 2000 [TEMPO/ Awaluddin R; 30d/325/2000; 2000/07/17].
Uang Palsu
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pejabat BIN Dituntut Delapan Tahun Penjara
Uang Palsu Rp 50 ribu-an Beredar di Aceh Timur
Zaeri: Pembuatan Uang Palsu Diketahui Hendro
Polisi Bekuk 6 Pengedar Dolar Palsu
Pemalsu Uang Telah Edarkan Rp 250 Juta
Polisi Tangkap Pembuat Uang Palsu
Anak Hamengku Buwono IX Didakwa Mengedarkan Uang Palsu
Kepala BIN Diberondong Pertanyaan di DPR
Tujuh Tersangka Kasus Uang Palsu Dipindah Ke Rutan Salemba
Peredaran Uang Palsu Meningkat 100 Persen
> selengkapnya...


Website

Kejaksaan RI
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan
Kepolisian Negara Republik Indonesia
Bank Indonesia
Badan Intelijen Negara


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Panwas Protes KPU Jawa Timur
Korban Lumpur Lapindo Banyak Yang Belum Ambil Bantuan Presiden
Ibu Tewas Tertabrak Bus Transjakarta
Kejaksaan Sudah Periksa 7 Orang
Tersangka Bom Ikan Ditangkap

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data