Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Petani Tolak Penyuluh Pertanian Swakarsa
Minggu, 03 Juli 2005 | 04:44 WIB

TEMPO Interaktif, Malang:Para petani Jawa Timur yang tergabung dalam Ikatan Petani Pengendali Hama Terpadu (IPPHT) menolak program penyuluh pertanian swakarsa yang akan diterapkan pemerintah. Petani menilai program tersebut tidak akan efektif karena para penyuluh tidak secara intensif memberikan penyuluhan kepada petani.

Apalagi sebagian besar penyuluh bukan berasal dari praktisi. "Banyak penyuluh yang tidak menguasai persoalan teknis,"kata jurubicara IPPHTI Jatim, Parno Mustakim. Bagi petani, model penyuluhan yang cocok adalah penyuluh partisipatif. Model ini melibatkan petani sebagai penyuluh. IPPHTI mengistilahkan para penyuluh ini sebagai petani pemandu.

Menurut Parno Mustakim, permintaan tersebut akan disampaikan langsung ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam acara dialog dengan petani di Kota Batu, Senin (4/7). Acara dialog tersebut merupakan bagian dari acara kunjungan kerja Presiden Yudhoyono ke Malang Raya.

Kunjungan akan dilakukan Minggu-Senin (3-4/7). Presiden akan memulai acara dengan membuka Muktamar Muhammadiyah ke 45 di Stadion Gajayana Malang, Minggu (3/7) malam. Keesokan harinya, Presiden akan meninjau kebun apel dan berdialog dengan petani di Kota Batu. Acara kunjungan diakhiri dengan peletakan batu pertama Proyek Pengembangan Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Malang, Senin (4/7).

Dalam acara dialog, IPHHTI juga meminta pemerintah agar menyiapkan sumber daya manusia (SDM) dan perangkat pertanian sebelum merelease sertifikasi produk pertanian. Karena, jika tidak disiapkan terlebih dahulu, para petani yang akan dirugikan dengan adanya sertifikasi tersebut. "Tanpa peningkatan kemampuan dan peralatan, petani tak akan bisa memenuhi standar sertifikasi tersebut,"ujar Parno. Program sertifikasi ini merupakan program pemerintah yang dicanangkan menuju Gerakan Pertanian Organik 2010.

Bibin Bintariadi


Dari Arsip Majalah TEMPO
Neraca atau Manajemen Bobrok | 07 Maret 2005
Mau Naik Terang-Benderang | 28 Pebruari 2005
Dilema SBY | 28 Pebruari 2005
Skenario yang Berubah | 21 Pebruari 2005
Cabut Subsidi Demi Rakyat Miskin | 14 Pebruari 2005
Memilih Djoko, Menerima Ryamizard | 14 Pebruari 2005
Ekonomi Setelah 100 Hari | 14 Pebruari 2005
Bisnis Sepekan | 14 Pebruari 2005
Surat Pembaca | 07 Maret 2005
Perlu Undang-Undang Kementerian Negara | 07 Pebruari 2005
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Petani menebar pupuk di sawah, 1997. [Dok TEMPO; R2A/083/97; 2000/05/31].<br>Dimuat majalah TEMPO 20000611-088 Ibu-ibu petani menjemur jagung yang akan dijadikan bibit di Ciampea, Bogor, 2 Mei 2001. [TEMPO/ Arie Basuki; K1A/272/2001; 20010519].
Petani
Jagung
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pro Kontra Bintang Asia Yudhoyono
Yudhoyono Stars of Agenda Setters Asia
Presiden Yudhoyono Terima Kunjungan PM Polandia
Presiden,"Jangan Disebar-sebarkan Kabar BBM Mau Naik Lagi."
Hatta Radjasa : Presiden Sudah Tahu dan Prihatin
Pandangan Almarhum Roeslan Tentang Soeharto : Keblinger
Presiden Kirim SMS Soal Narkotika
Presiden Kunjungi Rumah Sakit Ketergantungan Obat
Polri: Hanya di Sana yang Kosong
Lapangan Terbang Dibangun di Cikeas
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi 100 Hari Pemerintahan Yudhoyono
Kasus Puteh dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi
Wiranto: Yudhoyono Pernah Janji bahwa Kalla Tak Akan Maju
Jangan Sampai Jadi Dokumen Tanpa Arti
PP RI No. 14 Tahun 2004 Tentang Syariat dan Tata Cara Pengalihan Perlindungan Varietas Tanaman dan Penggunaan Varietas Yang Di Lindungi Oleh Pemerintah
PP RI No. 13 Tahun 2004 Tentang Penanaman, Pendapatan dan Penggunaan Varietas Asal Untuk Pembuatan Varietas Turunan Esensial
PP RI No.1 Thn.1980 Tentang Ketentuan Penanaman Papaver, Koka, Dan Ganja
> selengkapnya...

Website

Departemen Pertanian


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Tol Penjaringan-Kebun Jeruk Selesai Juni 2009
Cuaca Hari ini Didominasi Awan dan Hujan
Hari Pencoblosan, NTB Libur
Presiden Buka PON XVII Malam Ini
Presiden Resmikan PLTU Milik Dahlan Iskan

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data