Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pro Kontra Bintang Asia Yudhoyono
Sabtu, 02 Juli 2005 | 18:35 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pengamat Politik dari Universitas Airlangga Daniel T Sparingga menilai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pantas terpilih sebagai tokoh berpengaruh di Asia 2005. Karena dalam tujuh bulan pertama kepemimpinanya, Yudhoyono telah mencoba melakukan manuver kebijakan yang positif baik di dalam maupun di luar negeri.

Presiden, menurut Daniel, juga telah berusaha melakukan gebrakan di bidang pemberantasan Korupsi, dan upaya membongkar jaringan terorisme yang tergabung dalam Jamaah Islamiyah. "Itu semua dilakukan tanpa gembar-gembor,"kata Daniel.

Sebaliknya pengamat politik dari Universitas Indonesia Arbi Sanit menilai Presiden Yudhoyono tidak pantas menerima penghargaan tersebut. Menurut Arbi Pemerintahan Muangthai dan Korea Selatan lebih terlihat berprestasi ketimbang Indonesia. "Memang kalau dari luar negeri mungkin pantas, tapi kalau dari dalam negeri, saya kira tidak pantas, program pemberantasan kemiskinan belum dicanangkan oleh SBY,"ujar Arbi.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terpilih sebagai tokoh paling berpengaruh di Asia tahun ini versi majalah Business Week edisi hingga 11 Juli 2005. Yudhoyono terpilih menjadi salah satu Bintang Asia (Stars of Asia) dengan kategori agenda setters.

Erwin Dariyanto

Dari Arsip Majalah TEMPO
Neraca atau Manajemen Bobrok | 07 Maret 2005
Mau Naik Terang-Benderang | 28 Pebruari 2005
Dilema SBY | 28 Pebruari 2005
Skenario yang Berubah | 21 Pebruari 2005
Cabut Subsidi Demi Rakyat Miskin | 14 Pebruari 2005
Memilih Djoko, Menerima Ryamizard | 14 Pebruari 2005
Ekonomi Setelah 100 Hari | 14 Pebruari 2005
Surat Pembaca | 07 Maret 2005
Perlu Undang-Undang Kementerian Negara | 07 Pebruari 2005
Bayangan Atas Nama | 07 Pebruari 2005
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Cendekiawan Muslim, Nurcholish Madjid alias Cak Nur (kanan) didampingi calon presiden dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY (kiri), dalam konferensi pers seusai melakukan pertemuan empat mata di kediaman Cak Nur di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis, 6 Mei 2004. [TEMPO/Usman Iskandar; K21A/204/2004; 20040507]. Panglima Angkatan Bersenjata Singapura, Mayor General Ng Yat Chung (kiri) bersalaman dengan Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Susilo Bambang Yudhoyono saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Menko Polkam, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bagus Indahono; K15A/407/2003; 20030625].
Nurcholish Madjid dan Susilo Bambang Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono dan Ng Yat Chung
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Yudhoyono Stars of Agenda Setters Asia
Presiden Yudhoyono Terima Kunjungan PM Polandia
Presiden,"Jangan Disebar-sebarkan Kabar BBM Mau Naik Lagi."
Hatta Radjasa : Presiden Sudah Tahu dan Prihatin
Pandangan Almarhum Roeslan Tentang Soeharto : Keblinger
Presiden Kirim SMS Soal Narkotika
Retna Hanani Terima Ahmad Wahid Award 2005
Presiden Kunjungi Rumah Sakit Ketergantungan Obat
Polri: Hanya di Sana yang Kosong
Lapangan Terbang Dibangun di Cikeas
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi 100 Hari Pemerintahan Yudhoyono
Kasus Puteh dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi
Wiranto: Yudhoyono Pernah Janji bahwa Kalla Tak Akan Maju
Jangan Sampai Jadi Dokumen Tanpa Arti

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [3]


Berita Terakhir

Tol Penjaringan-Kebun Jeruk Selesai Juni 2009
Cuaca Hari ini Didominasi Awan dan Hujan
Hari Pencoblosan, NTB Libur
Presiden Buka PON XVII Malam Ini
Presiden Resmikan PLTU Milik Dahlan Iskan

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data