Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ratusan Buku Mendeskreditkan Dien Syamsudin Dibakar
Sabtu, 02 Juli 2005 | 17:50 WIB

TEMPO Interaktif, Malang:Peserta Muktamar Muhammadiyah ke 45 dari Sulawesi Selatan membakar lebih dari 100 buku berjudul "Dien Syamsudin Sang Ambisius Penghancur Muhammadiyah" di Kampus III Universitas Muhammadiyah Malang, Jawa Timur, Sabtu (2/7).

Mereka menilai buku ini mendeskreditkan salah satu calon anggota Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dien Syamsudin. "Buku ini berisi fitnah tokoh Muhammadiyah yang tergolong familiar di kalangan kader Muhammadiyah. Tak hanya Dien saja yang dirugikan, tetapi juga beberapa tokoh lain. Buku ini bisa merusak citra baik
Muhammadiyah,"kata Ketua Pimpinan Wilayah Sulawesi
Selatan, Nasruddin Razak.

Pembakaran itu, menurut Nasruddin, merupakan simbol pemusnahan terhadap segala fitnah. Penulis buku itu, menurutnya, menjelekkan Dien secara fisik dan menuding Dien telah merusak program dan aturan organisasi. Selain itu juga menyerang dengan menulis ambisi Dien Syamsudin yang berlebihan untuk menguasai amal usaha Muhammadiyah yang mengakibatkan Muhammadiyah terlibat hutang milyaran rupiah.

Penyebaran buku ini, menurut Nasruddin, mempunyai nilai politis untuk menjatuhkan Dien Syamsudin dari pencalonan Ketua PP Muhammadiyah. Dalam muktamar kali ini, Dien Syamsudin mempunyai peluang besar untuk menjabat sebagai Ketua PP Muhammadiyah. Terbukti, dalam pemilihan anggota PP Muhammadiyah, nama Dien Syamsudin masuk urutan 3 besar.

Menurut Nasruddin, buku-buku ini ditemukan berada di depan pintu kamar penginapan yang berlokasi di Kampus III UMM, Sabtu (2/7). Buku-buku itu ditempatkan dalam sebuah kotak karton bekas bungkus mie instan.

Diperkirakan, buku ini ditaruh pada Sabtu dini hari. "Saya menduga, buku ini dibuat oleh orang yang pernah membuat kesalahan besar di Muhammadiyah,"ujar Nasruddin.

Kader Muhammadiyah meminta Muhammadiyah bertindak tegas terhadap persoalan ini. Caranya antara lain dengan menarik buku itu dari peredaran dan memusnahkannya. Juga melacak otak di balik penerbitan buku ini.

Buku berjudul "Dien Syamsuddin Sang Ambisius Penghancur Muhammadiyah" dicetak dalam ukuran kecil (buku saku) setebal 104 halaman. Dalam buku disebutkan Angkatan Muda Muhammadiyah sebagai penerbit yang beralamat di Jl. KH Ahmad Dahlan 43 Yogjakarta.

Isi buku terbagi dalam 5 bab; Dien Syamsuddin Sang Ambisius, Managemen tukang cukur, Tidak Memahami Tradisi Muhammadiyah, Menjerumuskan Muhammadiyah dan Amal Usaha Dijadikan Agunan. Selain itu juga terdapat lampiran yang berisi Respon Warga Muhammadiyah dan berbagai arsip surat dari berbagai kalangan di Muhammadiyah yang mempertanyakan soal Bank Persyarikatan Indonesia.

Menurut beberapa kader Muhammadiyah, buku ini pernah beredar di arena Kongres PAN di Semarang beberapa waktu lalu dengan warna cover yang berbeda.

Bibin Bintariadi


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Calon Anggota PP Muhammadiyah, Haedar Nasir Teratas
Pemilihan Nama Anggota PP Muhammadiyah Dimulai
Syafii Maarif Minta Presiden Bantu Muktamar Muhammadiyah
Amien Rais Jagokan Tiga Nama Untuk Pimpin Muhammadiyah
Muhammadiyah NTB Galang Dukungan untuk Din Syamsuddin
57 Muktamirim NTB Wajib Pilih Dien Syamsuddin
Calon Ketua PP Muhammadiyah Ada 126 Nama
Kaderisasi di Muhammadiyah Tak Lancar
Amien Tolak Kembali Pimpin Muhammadiyah
204 Orang Berminat Pimpin Muhammadiyah
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Tol Penjaringan-Kebun Jeruk Selesai Juni 2009
Cuaca Hari ini Didominasi Awan dan Hujan
Hari Pencoblosan, NTB Libur
Presiden Buka PON XVII Malam Ini
Presiden Resmikan PLTU Milik Dahlan Iskan

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data