Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Presiden Minta Polisi Turut Bangun Perekonomian Nasional
Jum'at, 01 Juli 2005 | 11:09 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta polisi meningkatkan kontribusinya dalam pembangunan ekonomi nasional. Hal itu dapat dilakukan dengan bekerja secara profesional untuk menjaga stabilitas di bidang politik dan keamanan nasional.

“Saya meminta polri dapat terus meningkatkan profesionalismenya dalam bentuk pesuasif dan preventif,” ujar Presiden saat memberikan sambutan sebagai inspektur upacara pada ulang tahun Polri ke 59 di Pusat Pelatihan Multifungsi Polri, Cikeas, Bogor, Jumat (1/7).

Presiden juga mengajak jajaran polri untuk bekerja dengan unsur negara lainnya dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi tersebut.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Presiden Jusuf Kalla, Kepala Polri Jenderal Da’I Bachtiar, beserta para duta besar dan perwakilan negara sahabat. Di barisan kursi tamu kehormatan juga tampak para petinggi polri, termasuk calon tunggal Kepala Polri Komjen Sutanto yang duduk berdampingan dengan Wakil Kepala Polri Komjen Adang Daradjatun.

Acara peringatan itu juga diisi dengan defile dan atraksi keterampilan polisi dalam menghadapi para pengunjuk rasa, memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas, penjinakan bom, terjun paying, dan drumb band. Erwinda

Dari Arsip Majalah TEMPO
Agar Netralitas Kepolisian Terjaga  | 02 Agustus 2004
Adrian Kabur karena Polisi | 25 Oktober 2004
Menyeret Para Pentolan  | 09 Juni 2003
Dua Anggota JI Ditangkap  | 09 Juni 2003
Usut Polisi yang Salah Tembak  | 02 Juni 2003
Senjata Polisi Salah Dor Lagi  | 02 Juni 2003
Dua Wajah Ali Imron  | 26 Mei 2003
Mengejar Dana Buaya  | 05 Mei 2003
Kisah Tukang Kerupuk  | 28 April 2003
Lima WNI Diduga Pelaku Pengeboman Davao  | 14 April 2003
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Tentara/ pasukan anti huru hara/ PHH Kostrad berjaga-jaga saat protes badan eksekutif mahasiswa/ BEM se Indonesia di depan Istana Negara, Jakarta, 12 Maret 2001.  Foto: Bernard Chaniago/ TEMPO. Massa PDI pro Megawati Soekarnoputri duduk di depan deretan polisi anti huru hara/ PHH saat mimbar bebas di depan kantor PDI Jalan Diponegoro, Jakarta, 1996 [ Dok. TEMPO/ Rully Kesuma; R1A/387/1996; 20010228].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Awas, Ada Pemerasan Atas Nama Calon Kapolri Baru !
Da'i Bachtiar Sudah Diberitahu Rencana Penggantiannya
FPDI-P: Proyek Polri Cikeas Belum Masuk Anggaran 2005
Polisi Blokir Rekening Dana Sisa Haji
Kapolri Bantah Impor Senjata Rugi
Pengamat: Reformasi Polri Sulit Dilakukan
Kapolri Minta Makbul Tangani Kasus Munir
Kabareskrim Mabes Polri yang Baru, Makbul Padmanegara
Kapolda Sulsel Bantah Terlibat Korupsi
Polisi Tangkap Enam Tersangka Utama
> selengkapnya...


Referensi

Jangan Sampai Jadi Dokumen Tanpa Arti
Kasus Korupsi Prioritas Kerja 100 Hari Polri
Profil Kapolda Metro Jaya
Keppres No. 70/2002 tentang Organisasi dan Tata Kerja Polri

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data