|
Panglima TNI Ingin Segera Diganti
Selasa, 28 Juni 2005 | 15:02 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto menyatakan berharap Presiden segera memproses penggantian dirinya, seperti yang dilakukan terhadap Kepala Polri.
"Saya ingin segera, bukan satu paket (dengan Kepala Polri) tapi mendahului," ujar dia sesaat sebelum menemui Presiden Yudhoyono, Selasa (28/6), di kantor presiden.
Dari segi kepentingan TNI, kata Sutarto, semakin cepat pergantian panglima lebih bagus. Tetapi, ia menolak jika panglima TNI dijabat secara bergiliran dari setiap angkatan. Ia hanya menyatakan, setiap kepala staf punya hak yang sama. "Sebab kalau bergilir nanti bisa saja orang yang menjabat tidak pas menempati posisi itu," ujarnya.
Saat ditanyakan mantan KSAD Jenderal Ryamizard Ryacudu yang masih aktif, Sutarto menjawab, semua kepala staf atau mantan kepala staf yang masih aktif memiliki kesempatan menjabat panglima TNI. Namun, kata dia, yang terpilih adalah yang dianggap paling sesuai dengan kondisi sekarang.
Ketua DPR Agung Laksono mengungkapkan, pergantian panglima TNI harus dilakukan secara bertahap, setelah pergantian Kepala Polri selesai. Ia berpendapat, pergantian panglima TNI tidak mendesak.
Menurut Agung, calon panglima TNI bisa dari salah satu kepala staf saat ini. Dikatakannya, DPR tidak pada posisi menentukan panglima TNI. "Kami serahkan kepada Presiden, sepanjang sesuai dengan undang-undang akan kami proses." Sunariah
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|