|
Anggota Badan Kehormatan DPR dari PDIP Mundur
Selasa, 28 Juni 2005 | 12:52 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Anggota Fraksi PDI Perjuangan, yakni Permadi dan Agung Sasongko, mundur dari Badan Kehormatan DPR RI. Mereka menganggap keputusan Badan soal anggota parlemen yang dianggap melanggar tata tertib pada Sidang Paripurna membahas kenaikan harga minyak, 16 Maret 2005, yang berakhir ricuh menyalahi aturan.
"Saya merasa keadilan saya terusik, pengambilan keputusan Badan Kehormatan sangat politis," ujar Permadi di gedung MPR/DPR Jakarta, Selasa (28/6).
Ia menuturkan, pada rapat tertutup, Senin (27/6) malam, Badan Kehormatan memutuskan untuk memberikan peringatan tertulis kepada tiga anggota Fraksi PDIP, yakni Mangara Siahaan, Suparlan, dan Effendi Simbolon. Pengambilan keputusan melalui voting. "Kami (Permadi dan Agung) keluar dari sidang," ujarnya.
Menurut Permadi, keputusan melalui voting menunjukan adanya kepentingan politis. Ia juga mengaku kecewa karena pemimpin DPR sama sekali tidak tersentuh. "Padahal sebelum voting, secara aklamasi Agung Laksono (ketua DPR) dianggap bersalah," ujarnya.
Ketua Badan Kehormatan Slamet Effendi Yusuf secara terpisah menyatakan, Badan belum menjelaskan secara terbuka soal pengambilan keputusan. Dia menolak tudingan bahwa alat kelengkapan DPR itu politis.
Ada 13 anggota Badan dari berbagai fraksi. Perwakilan fraksi diambil secara proporsional berdasarkan jumlah kursi di DPR. Partai Golkar memiliki anggota tiga orang, PDIP dua orang, fraksi lain masing-masing satu orang.
Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional Abdillah Toha mengharapkan anggota Badan Kehormatan tidak bersikap politis. Meskipun setiap anggota merupakan perwakilan dari fraksi, seharusnya tidak memiliki aspirasi sesuai kepentingan fraksi. "Siapa pun yang menjadi anggota harus berpikir berdasarkan sikap etis," ujarnya. Yuliawati
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Suasana Sidang Tahunan MPR dan Presiden Abdurrahman Wahid tampak di layar monitor di gedung DPR/MPR, Jakarta tahun 2000 [ TEMPO / Bernard Chaniago; 20000822 ]
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010506-006](/hg/photostock/2005/03/24/s_Ds082217_high_thumb.jpg) |
![Sidang paripurna DPR membahas Memorandum II untuk Presiden Abdurrahman Wahid dengan fraksi PDI Perjuangan mengikuti sidang di Gedung MPR/ DPR, Jakarta, 30 April 2001. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20010515].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010916-004, 20021013-048](/hg/photostock/2005/01/26/s_BC01043071_high_thumb.jpg) |
|
|
| Sidang Paripurna Pembahasan Memorandum II
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|