|
PBNU Siap Kembalikan Uang dari Dana Umat
Senin, 27 Juni 2005 | 18:38 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Wakil Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Andi Djamaro menyatakan, lembaganya siap mengembalikan uang dari Dana Abadi Umat bila diminta Departemen Agama.
"Pada masa Menteri Agama Tolhah Hasan, NU menerima Rp 500 juta. Jumlah yang sama diterima Muhammadiyah, sementara itu MUI mendapat Rp 5 miliar. Kami siap dipanggil untuk pemeriksaan," kata Andi saat mengunjungi mantan Menteri Agama Sayyid Aqil Husein al-Munnawar di tahanan Mabes Polri, Senin (27/6).
Selain Andi, dukungan untuk Sayyid Aqil datang dari para ulama. Pukul 12.15 datang Ahmad WS, yang mengaku diutus sembilan seikh pimpinan Syeikh Mubin dari Jawa Timur untuk mendoakan Sayyid. Datang juga delapan habib dari Front Pembela Islam (FPI).
Ahmad yang anggota Ahalasunal wal-Jamaah ini menyatakan para ulama kecewa pada proses hukum yang menimpa Sayyid."Ada upaya-upaya untuk menjatuhkan ulama. Kami sangat kecewa. Sayyid hanya korban historis dari zaman Orba," katanya.
Sementara itu, pengacara Sayyid, Sugeng Teguh Santoso mengaku pada Jumat lalu telah mengajukan permohonan pengajuan penahanan untuk kliennya. "Jaminannya keluarga dan para pengacara. Kalau diperlukan, kami akan menyiapkan uang jaminan," kata Sugeng. Jojo Raharjo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|