|
Pindad Butuh Dana Untuk Produksi Senjata
Senin, 27 Juni 2005 | 16:17 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Pindad mengatakan membutuhkan tambahan dana untuk pengadaan senjata nasional dalam jangka panjang. Direktur Utama Pindad Budi Santoso mengatakan, manajemen akan lebih memfokuskan usaha untuk mendapatkan modal kerja dari perbankan, bukan pemerintah.
"Tidak perlu suntikan dana langsung dari pemerintah," kata Budi kepada pers usai diterima Wakil Presiden Muhammad dikantornya.
Budi mengatakan, komitmen jangka panjang pemerintah sangat dibutuhkan untuk mengembangkan industri senjata nasional sehingga mudah memperoleh modal. Selama ini, pola kerja Pindad lebih bersifat proyek atau melayani pesanan jangka pendek. Sehingga tak jarang selama setahun, karyawan Pindad bisa kerja keras dan santai enam bulan berikutnya. Sehingga tingkat utilisasi kapasitas baru 60 persen.
Untuk jangka pendek, lanjut dia, Pindad akan berkonsentrasi membuat senjata ringan, infanteri, dan amunisi. "Misalnya produksi Senapan Serbu II," kata dia. Versi baru ini, kata dia, lebih baik dari segi akurasi dan daya tahannyat. "Untuk jangka panjang, kami berusaha mandiri," kata dia. Budiriza
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|