Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pindad Butuh Dana Untuk Produksi Senjata
Senin, 27 Juni 2005 | 16:17 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Pindad mengatakan membutuhkan tambahan dana untuk pengadaan senjata nasional dalam jangka panjang. Direktur Utama Pindad Budi Santoso mengatakan, manajemen akan lebih memfokuskan usaha untuk mendapatkan modal kerja dari perbankan, bukan pemerintah.

"Tidak perlu suntikan dana langsung dari pemerintah," kata Budi kepada pers usai diterima Wakil Presiden Muhammad dikantornya.

Budi mengatakan, komitmen jangka panjang pemerintah sangat dibutuhkan untuk mengembangkan industri senjata nasional sehingga mudah memperoleh modal. Selama ini, pola kerja Pindad lebih bersifat proyek atau melayani pesanan jangka pendek. Sehingga tak jarang selama setahun, karyawan Pindad bisa kerja keras dan santai enam bulan berikutnya. Sehingga tingkat utilisasi kapasitas baru 60 persen.

Untuk jangka pendek, lanjut dia, Pindad akan berkonsentrasi membuat senjata ringan, infanteri, dan amunisi. "Misalnya produksi Senapan Serbu II," kata dia. Versi baru ini, kata dia, lebih baik dari segi akurasi dan daya tahannyat. "Untuk jangka panjang, kami berusaha mandiri," kata dia. Budiriza

Dari Arsip Majalah TEMPO
Mi-17 Tak Mendarat di Gedung Bundar | 28 Maret 2005
Mar?ie Muhammad:  | 13 Oktober 1998
Suleman Wiriadidjaja:  | 13 Oktober 1998
Kapal Jerman Jangan Menggergaji Laut  | 13 Oktober 1998
Teknik Mengakali Armada Bekas  | 13 Oktober 1998
Siapa Ketiban Rezeki Kapal?  | 13 Oktober 1998
Gurita Cendana di Bisnis Senjata | 20 Desember 2004
The Lady dan Dana dari Langit | 20 Desember 2004
Uang Dahulu Tersengat Kemudian | 20 Desember 2004
Peristiwa | 29 November 2004
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Manuver airshow oleh pesawat tempur TNI-AU dalam rangka HUT TNI-AU di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, 6 April 2001 [ TEMPO/ Rini PWI; 2001 ]. Manuver airshow oleh pesawat tempur TNI-AU dalam rangka HUT TNI-AU di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, 6 April 2001 [ TEMPO/ Rini PWI; 2001 ].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

TNI AD Berencana Beli Senjata dari Israel
Dephan : Beli Alat Pertahanan Tak Lagi Lewat Calo
TNI AD Prioritaskan Senjata Produk Lokal
Kesiapan Pesawat Tempur TNI AU Hanya 40 Persen
Anggaran Tambahan Dephan Rp 2 Triliun
BPK Akan Audit Pengadaan Senjata Dephan
Dephan Lanjutkan Pengadaan Mi-17
Rusia Tawarkan Pesawat Amphibi Multiguna B-200
Rusia Jual Alat Militer Tanpa Syarat Politik
Amankan Selat Malaka, Armabar Butuh 36 KRI
> selengkapnya...


Referensi

Sejarah TNI AU
Kekuatan TNI AL
Spesifikasi F-16
UU RI nomor 3 Tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara
Pulau-pulau kecil
ARMADA
Tumpang tindih lahan minyak

Website

Departemen Pertahanan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Ford Naik Lima Peringkat di CSI
Tiga Perempuan Peneliti Raih Fellowship For Women in Science 2008
Indonesia “Juara”
Presiden Dukung Komisi Amandemen UUD 1945
Direktur Kedaulatan Rakyat Meninggal

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data