|
TNI AD Berencana Beli Senjata dari Israel
Senin, 27 Juni 2005 | 15:00 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: TNI Angkatan Darat berencana membeli senapan jenis AR Galiea dari Israel pada 2005-2009. Rencana ini dipersoalkan anggota DPR karena Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Tel Aviv.
Anggota Komisi Pertahanan DPR Joko Susilo juga menganggap, rencana ini sensitif. "Kita musti agak hati-hati sedikit," kata dalam rapat kerja komisinya dengan Kepala Staf Angkata Darat Jenderal Joko Santoso di Jakarta, Senin (27/6).
Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional itu mempertanyakan kualitas senjata Galiea dibandingkan yang lain. Hal ini penting, menurut dia, agar tidak menimbulkan salah paham. Dikatakannya, pemerintah perlu menjaga jarak dengan negara yang belum memiliki hubungan politik yang bagus dengan Indonesia.
Jenderal Joko Santoso menjelaskan bahwa pembelian senjata buatan Isral merupakan usulan Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Markas Besar TNI, kata dia, sedang memroses teknis pembeliannya.
Dikatakannya, prajurit Kopassus sudah terbiasa menggunakan jenis senjata Galiea. Namun, ia berjanji bahwa TNI AD akan mengevaluasi ulang rencana pembelian senapan Israel itu. "Akan kami pertimbangkan lagi," tuturnya. Agus Supriyanto
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|