Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   
(Protes pendukung Ketua Majelis Mujahidin Indonesia, KH Abu Bakar Ba'asyir menuntut pencabutan tuduhan teroris terhadap Ba'asyir dan menuntut pembebasan Indonesia dari campur tangan Amerika di depan gedung Mahkamah Agung (MA), Jakarta, 9 Maret 2004. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20040309].)       (Pendukung Ketua Majelis Mujahidin Indonesia, KH Abu Bakar Ba'asyir saat protes menuntut pencabutan tuduhan teroris terhadap Ba'asyir dan menuntut pembebasan Indonesia dari campur tangan Amerika di depan gedung Mahkamah Agung, Jakarta, 9 Maret 2004. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20040309].)
(Protes pendukung Ketua Majelis Mujahidin Indonesia, KH Abu Bakar Ba'asyir menuntut pencabutan tuduhan teroris terhadap Ba'asyir dan menuntut pembebasan Indonesia dari campur tangan Amerika di depan gedung Mahkamah Agung (MA), Jakarta, 9 Maret 2004. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20040309].)
(Pendukung Ketua Majelis Mujahidin Indonesia, KH Abu Bakar Ba'asyir saat protes menuntut pencabutan tuduhan teroris terhadap Ba'asyir dan menuntut pembebasan Indonesia dari campur tangan Amerika di depan gedung Mahkamah Agung, Jakarta, 9 Maret 2004. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20040309].)
(Pendukung Ketua Majelis Mujahidin Indonesia, KH Abu Bakar Ba'asyir saat protes menuntut pencabutan tuduhan teroris terhadap Ba'asyir dan menuntut pembebasan Indonesia dari campur tangan Amerika di depan gedung Mahkamah Agung, Jakarta, 9 Maret 2004. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20040309].)       (Protes pendukung Ketua Majelis Mujahidin Indonesia, KH Abu Bakar Ba'asyir menuntut pencabutan tuduhan teroris terhadap Ba'asyir dan menuntut pembebasan Indonesia dari campur tangan Amerika di depan gedung Mahkamah Agung (MA), Jakarta, 9 Maret 2004. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20040309].)
(Pendukung Ketua Majelis Mujahidin Indonesia, KH Abu Bakar Ba'asyir saat protes menuntut pencabutan tuduhan teroris terhadap Ba'asyir dan menuntut pembebasan Indonesia dari campur tangan Amerika di depan gedung Mahkamah Agung, Jakarta, 9 Maret 2004. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20040309].)
(Protes pendukung Ketua Majelis Mujahidin Indonesia, KH Abu Bakar Ba'asyir menuntut pencabutan tuduhan teroris terhadap Ba'asyir dan menuntut pembebasan Indonesia dari campur tangan Amerika di depan gedung Mahkamah Agung (MA), Jakarta, 9 Maret 2004. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20040309].)
(Ketua (Amir) Majelis Mujahiddin Indonesia, KH Abu Bakar Ba'asyir usai melakukan Sholat Jumat di Mabes Polri, Jakarta, Jumat, 03 Januari 2003. Sholat Jumat itu merupakan sholat pertama bagi KH Abu Bakar Baasyir setelah mendapat izin dari Kapolri. [TEMPO/ Taufik Subarkah; Digital Image; 20030209]. )       (Terdakwa kasus makar, Amir Majelis Mujahidin Indonesia, KH Abu Bakar Ba'asyir (kiri) didampingi pengacaranya Mohamad Assegaf (tengah) dan Mahendradatta (kanan) saat mendengar kesaksian terdakwa kasus bom Makassar Suryadi Mas’un di Gedung Badan Meterologi dan Geofisika (BMG) Kemayoran, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Arie Basuki; K16A/324/2003; 20030729].)
(Ketua (Amir) Majelis Mujahiddin Indonesia, KH Abu Bakar Ba'asyir usai melakukan Sholat Jumat di Mabes Polri, Jakarta, Jumat, 03 Januari 2003. Sholat Jumat itu merupakan sholat pertama bagi KH Abu Bakar Baasyir setelah mendapat izin dari Kapolri. [TEMPO/ Taufik Subarkah; Digital Image; 20030209]. )
(Terdakwa kasus makar, Amir Majelis Mujahidin Indonesia, KH Abu Bakar Ba'asyir (kiri) didampingi pengacaranya Mohamad Assegaf (tengah) dan Mahendradatta (kanan) saat mendengar kesaksian terdakwa kasus bom Makassar Suryadi Mas’un di Gedung Badan Meterologi dan Geofisika (BMG) Kemayoran, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Arie Basuki; K16A/324/2003; 20030729].)
(Terdakwa kasus makar, Amir Majelis Mujahidin Indonesia, KH Abu Bakar Ba’asyir tertawa saat mendengar kesaksian terdakwa kasus bom Makassar Suryadi Mas’un di Gedung Badan Meterologi dan Geofisika (BMG) Kemayoran, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Arie Basuki; K16A/322/2003; 20030729].)       (Amir (ketua) Majelis Mujahidin Indonesia, KH Abu Bakar Ba'asyir saat mendengarkan pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum dalam sidang pengadilan di Gedung Badan Metreologi dan Geofisika (BMG), Jakarta, 12 Agustus 2003. [TEMPO/ Rendra; K18A/366/2003; 20031029].)
(Terdakwa kasus makar, Amir Majelis Mujahidin Indonesia, KH Abu Bakar Ba’asyir tertawa saat mendengar kesaksian terdakwa kasus bom Makassar Suryadi Mas’un di Gedung Badan Meterologi dan Geofisika (BMG) Kemayoran, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Arie Basuki; K16A/322/2003; 20030729].)
(Amir (ketua) Majelis Mujahidin Indonesia, KH Abu Bakar Ba'asyir saat mendengarkan pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum dalam sidang pengadilan di Gedung Badan Metreologi dan Geofisika (BMG), Jakarta, 12 Agustus 2003. [TEMPO/ Rendra; K18A/366/2003; 20031029].)
(Amir (ketua) Majelis Mujahidin Indonesia, KH Abu Bakar Ba'asyir di dalam mobil tahanan usai menjalani persidangan di Gedung Badan Metreologi dan Geofisika (BMG), Jakarta, 12 Agustus 2003. [TEMPO/ Rendra; K18A/366/2003; 20031029].<br>Dimuat majalah TEMPO 20031214-098)       (Pendukung Ketua Majelis Mujahidin Indonesia, KH Abu Bakar Ba'asyir saat protes menuntut pencabutan tuduhan teroris terhadap Ba'asyir dan menuntut pembebasan Indonesia dari campur tangan Amerika di depan gedung Mahkamah Agung, Jakarta, 9 Maret 2004. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20040309].)
(Amir (ketua) Majelis Mujahidin Indonesia, KH Abu Bakar Ba'asyir di dalam mobil tahanan usai menjalani persidangan di Gedung Badan Metreologi dan Geofisika (BMG), Jakarta, 12 Agustus 2003. [TEMPO/ Rendra; K18A/366/2003; 20031029].
Dimuat majalah TEMPO 20031214-098)
(Pendukung Ketua Majelis Mujahidin Indonesia, KH Abu Bakar Ba'asyir saat protes menuntut pencabutan tuduhan teroris terhadap Ba'asyir dan menuntut pembebasan Indonesia dari campur tangan Amerika di depan gedung Mahkamah Agung, Jakarta, 9 Maret 2004. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20040309].)

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Melihat Hukum Cambuk di Serambi Mekah
Bagir Manan : Qanun Terbatas pada Peraturan Daerah, Bukan Pidana Lain
Hukuman Cambuk Pertama di Aceh Dilakukan Siang Ini
Wafatnya Imam Khomeini Diperingati di Indonesia
Hukum Cambuk di Aceh Untuk Perkara Sederhana
Cambuk Terhadap 20 Penjudi di Bireun Tunggu SK Gubernur
MMI: Latihan Militer di Kopeng Dilakukan PKS
Fauzan : Ada Teror Paska Vonis Baasyir Cuma Isu
Solidaritas Umat Islam Tuntut Pembebasan Ba'asyir
MMI Haramkan Mayat Korban Tsunami Dibakar
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [5]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk63026 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data