![(Polisi dengan senapan berjaga-jaga saat pemeriksaan rumah Tommy Soeharto di Jalan Cendana no 8 yang dicurigai mempunyai bunker, Jakarta, Januari 2001 [TEMPO/ Bernard Chaniago; 32D/084/2001; 20010214].)](/hg/photostock/2005/04/01/s_32d08406_high_thumb.jpg) |
|
|
|
![(Anggota polisi saat memeriksa tempat kediaman Tommy Soeharto di Jalan Cendana no 8 yang dicurigai mempunyai bunker, Jakarta, Januari 2001 [TEMPO/ Bernard Chaniago; 32D/084/2001; 20010214].)](/hg/photostock/2005/04/01/s_32d08405_high_thumb.jpg) |
|
(Polisi dengan senapan berjaga-jaga saat pemeriksaan rumah Tommy Soeharto di Jalan Cendana no 8 yang dicurigai mempunyai bunker, Jakarta, Januari 2001 [TEMPO/ Bernard Chaniago; 32D/084/2001; 20010214].) |
|
|
(Anggota polisi saat memeriksa tempat kediaman Tommy Soeharto di Jalan Cendana no 8 yang dicurigai mempunyai bunker, Jakarta, Januari 2001 [TEMPO/ Bernard Chaniago; 32D/084/2001; 20010214].) |
|
|
|
|
![(Protes anti Tommy Suharto oleh Humanika dengan poster bertuliskan Tommy Suharto disodomi saja di gedung Graha Niaga, tempat berlangsungnya acara Forum Curah Pendapat, Jakarta 11 Nopember 2000 [Foto; Robin Ong/ Tempo]. )](/hg/photostock/2005/03/28/s_Ro111604_high_thumb.jpg) |
|
|
|
 |
|
(Protes anti Tommy Suharto oleh Humanika dengan poster bertuliskan Tommy Suharto disodomi saja di gedung Graha Niaga, tempat berlangsungnya acara Forum Curah Pendapat, Jakarta 11 Nopember 2000 [Foto; Robin Ong/ Tempo]. ) |
|
|
(Protes anti Tommy Suharto oleh Humanika dengan poster bertuliskan Tommy S, koruptor maling, Hutomo Mandala P, No.2085, penjara seumur hidup, disetrum di gedung Graha Niaga, tempat berlangsungnya Forum Curah Pendapat, Jakarta 11/11/ 2000 [Foto; Robin Ong) |
|
|
|
|
![(Ruangan bawah tanah/ bungker di rumah Tommy Suharto Jl. Cendana, Jakarta Pusat [Dok. Polri; 2001/01/18].)](/hg/photostock/2005/02/03/s_Bungker03_high_thumb.jpg) |
|
|
|
![(Pencarian ruangan bawah tanah/ bungker di rumah Tommy Suharto Jl. Cendana, Jakarta Pusat [Dok. Polri; 2001/01/18].)](/hg/photostock/2005/02/03/s_Bungker11_high_thumb.jpg) |
|
(Ruangan bawah tanah/ bungker di rumah Tommy Suharto Jl. Cendana, Jakarta Pusat [Dok. Polri; 2001/01/18].) |
|
|
(Pencarian ruangan bawah tanah/ bungker di rumah Tommy Suharto Jl. Cendana, Jakarta Pusat [Dok. Polri; 2001/01/18].) |
|
|
|
|
![(Ruangan bawah tanah/ bungker di rumah Tommy Suharto Jl. Cendana, Jakarta Pusat [Dok. Polri; 2001/01/18].)](/hg/photostock/2005/02/03/s_Bungker04_high_thumb.jpg) |
|
|
|
![(Ruangan bawah tanah/ bungker di rumah Tommy Soeharto Jl. Cendana, Jakarta Pusat [Dok. Polri; 2001/01/18].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010128-114)](/hg/photostock/2005/02/03/s_Bungker02_high_thumb.jpg) |
|
(Ruangan bawah tanah/ bungker di rumah Tommy Suharto Jl. Cendana, Jakarta Pusat [Dok. Polri; 2001/01/18].) |
|
(Ruangan bawah tanah/ bungker di rumah Tommy Soeharto Jl. Cendana, Jakarta Pusat [Dok. Polri; 2001/01/18].
Dimuat majalah TEMPO 20010128-114) |
|
|
|
|
![(R Mulawarman saat memberikan kesaksian pada sidang kasus pembunuhan Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita dengan terdakwa Tommy Soeharto di Arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Rabu, 24 April 2002. [TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20020402].)](/hg/photostock/2005/01/25/s_AR02042402_high_thumb.jpg) |
|
|
|
![(Hakim menunjukkan bukti senjata api (pistol) kepada saksi R Mulawarman (kanan), Juan Felix Tampubolon (tengah) dan Tommy Soeharto pada sidang kasus pembunuhan Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita dengan terdakwa Tommy Soeharto di Arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Rabu, 24 April 2002. ( Senjata tersebut diduga merupakan alat yang digunakan R Mulawarman dan Noval Hadad untuk membunuh Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita pada tahun 2000). [TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20020402].)](/hg/photostock/2005/01/25/s_AR02042446_high_thumb.jpg) |
|
(R Mulawarman saat memberikan kesaksian pada sidang kasus pembunuhan Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita dengan terdakwa Tommy Soeharto di Arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Rabu, 24 April 2002. [TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20020402].) |
|
|
(Hakim menunjukkan bukti senjata api (pistol) kepada saksi R Mulawarman (kanan), Juan Felix Tampubolon (tengah) dan Tommy Soeharto pada sidang kasus pembunuhan Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita dengan terdakwa Tommy Soeharto di Arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Rabu, 24 April 2002. ( Senjata tersebut diduga merupakan alat yang digunakan R Mulawarman dan Noval Hadad untuk membunuh Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita pada tahun 2000). [TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20020402].) |
|
|
|
|
|