|
Polri Akan Kawal Relawan di Aceh
Jum'at, 24 Juni 2005 | 14:30 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar berjanji akan menyiagakan petugas untuk membantu para relawan yang bertugas dalam pemulihan keadaan pascatsunami di Aceh. Untuk itu para relawan diharapkan berkoordinasi dengan aparat keamanan. "Paling tidak komunikasilah dengan kami. Kami akan terus mengikuti," ujarnya, Jumat (24/6).
Kamis (23/6) malam, dua orang relawan, Eva Wayeung asal Hongkong dan Rakai, diberondong peluru saat melintas daerah perbukitan Geureutu, Desa Lamtuih, Lamno, Aceh Jaya. Eva mengalami luka berat setelah lehernya tertembus peluru.
Menurut Da'i banyak orang asing yang datang untuk keperluan membantu rehabilitasi Aceh tidak menyadari tidak semua daerah di Aceh aman. "Karena sehari-hari aman, semua daerah dianggap aman saja," ujarnya. Padahal, masih ada penyerangan dan penghadangan yang dilakukan oleh GAM.
Walaupun sudah diberikan kartu pengenal, kata Da'i, hal itu tidak akan efektif bila tidak ada komunikasi antara orang asing yang ingin membantu di Aceh dengan pihak keamanan. "Yang jadi masalah kan di lapangannya," ujarnya.
Polisi, kata dia, akan membantu mengawal bila ada relawan asing yang ingin bepergian untuk membantu masyarakat Aceh. "Beritahukan kami, kami lakukan pengawalan," ujarnya. Pengawalan, katanya, akan dilakukan TNI dan polisi.
Yophiandi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|