Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kapolri : Terbuka Kemungkinan Ada Tersangka Lain
Jum'at, 24 Juni 2005 | 14:12 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kapolri Jendral Dai Bachtiar menyatakan, penahanan mantan Menteri Agama Sayyid Aqil Husein al-Munawwar dilakukan demi kepentingan penyidikan. "Saat ini proses hukum sedang berjalan. Kalau ditahan, kan penyidikannya lebih mudah dan cepat,"kata Dai yang ditemui seusai sholat Jumat di Mabes Polri, siang tadi.

Menurut Jenderal Dai, terbuka kemungkinan bagi polisi untuk memeriksa pejabat Departemen Agama lainnya, termasuk Sekretaris Jenderal Faisal Ismail. "Sampai saat ini saya belum mendapat laporan siapa lagi yang akan dipanggil. Yang jelas, pertanggungjawabannya kan dilihat dari tahun saat beliau (Aqil) menjabat, yakni pada 2002-2004. Dalam proses penyidikan, siapapun akan didengar keterangannya, baik sebagai saksi, atau bisa jadi statusnya berubah sebagai tersangka,"katanya.

Siang itu, Sayyid Aqil tak terlihat mengikuti sholat Jumat di masjid Mabes Polri. Ia tetap mendekam di sel tahanannya di lorong utara Bareskrim Mabes Polri.

Jojo Raharjo

Dari Arsip Majalah TEMPO
Penjelasan Sulastomo  | 16 Maret 1999
Kisruh Kuota Haji, Buah Spekulasi  | 22 Desember 2003
’Busway’ Bukan Solusi yang Tepat  | 22 Desember 2003
Surat Pembaca | 15 Desember 2003
Katering Haji dan Adik Pak Menteri  | 15 Desember 2003
Haji, Kuota, dan Setan-setannya  | 15 Desember 2003
?Semua Orang Memiliki Kepentingan?  | 01 Desember 2003
Ongkos Plus, Pelayanan Minus  | 01 Desember 2003
Alex Komang pun Kesandung Kuota  | 01 Desember 2003
Berebut Tiket ke Mekah  | 01 Desember 2003
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Ketua Utusan Para Da'i Al-Azhar di Jakarta, Abdul Ghaffar Hasan Khalifah bersama Menteri Agama, Said Agiel Husin Al-Munawar pada acara makan malam yang diselenggarakan oleh Departemen Agama (23/03/2002) di Hotel Borobudur, Jakarta [Hotel Borobudur; 20020402] Menteri Agama, Said Agil Husin Al Munawar didampingi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Umar Shihab (kiri) ketka menyampaikan hasil Hisab dan Rukyat mulainya tanggal 1 Ramadhan di kantor Departemen Agama, Jakarta, 5 November 2002. [TEMPO/ Bismo Agung; K11A/190/2002; 20021204].
Abdul Ghaffar Hasan Khalifah dan Menteri Agama
Said Agil Husin Al Munawar dan Umar Shihab
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Surat Sayyid Aqil : Nahdlatul Ulama untuk Bersabar
Sayyid Aqil Ditahan
Sayyid Aqil Direkomendasikan Ditahan Malam Ini
Taufik-Sayyid Saling Tuding Soal Keputusan Dana Haji
Kejaksaan Tak Akan Periksa Pejabat yang Berhaji
Sayyid Salahkan Dirjen Taufik Kamil
Tim Sukses Mega-Hasyim Bantah Ada Dana Haji
Biaya Operasional Haji Kini Gunakan APBN
Seperti Masuk Lingkaran Setan Mafia Haji
Mereka Menangkis Tudingan Sayyid Aqil
> selengkapnya...


Referensi

Kepres RI No. 59 Thn.2003 Tentang Tunjangan Jabatan Bagi Pejabat Negara Di Lingkungan Lembaga Tertinggi / tinggi Negara
Kepres RI No. 45 Thn.2003 Tentang Biaya Penyelenggara Ibadah Haji Thn. 2004
UU RI No. 38 Tahun 1999 Tentang Pengelolaan Zakat

Website

Informasi Haji - Depag
Departemen Agama
Majelis Ulama Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data