|
Pemerintah Tetap Pakai Kurikulum Sejarah 1994
Kamis, 23 Juni 2005 | 14:04 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah menyepakati untuk tetap menggunakan kurikulum 1994 dalam mata pelajaran sejarah. "Sambil menunggu kurikulum sejarah 2004 disempurnakan," kata Menko Kesra Alwi Shihab seusai rapat koordinasi pembahasan kurikulum sejarah di Jakarta, Kamis (23/6).
Sebelumnya, masyarakat sejarah Indonesia mengkritik kurikulum sejarah 2004. Alasannya, di dalam kurikulum baru yang sedang diujicobakan kepada siswa Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas itu tidak memuat dua kasus sejarah, yaitu pemberontakan PKI Madiun 1948 dan G 30 S/PKI 1965.
Menteri Pendidikan Nasional Bambang Soedibyo, menjelaskan proses penyempurnaan akan diserahkan kepada Badan Standarisasi Nasional Pendidikan. Alwi menambahkan, pemerintah selanjutnya akan melarang buku-buku sejarah yang tidak dianggap layak oleh Badan Standarisasi.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Watjik mengusulkan didalam pelajaran sejarah perlu adanya kunjungan ke tempat-tempat sejarah. "Agar siswa dapat melihat rekaman sejarah Indonesia," katanya Ami Afriatni
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|