Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Penyelewengan Dana Abadi Umat

Kejaksaan Tak Akan Periksa Pejabat yang Berhaji
Kamis, 23 Juni 2005 | 12:54 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua Tim Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Hendarman Supandji menilai pernyataan pengacara mantan Menteri Agama Sayyid Aqil Husein al-Munawwar bahwa sejumlah pejabat diberangkatkan haji menggunakan Dana Abadi Umat tidak berhubungan dengan kasus korupsi di departemen itu.

"Umpamanya benar, kan tidak ada kaitannya dengan pokok perkara yang kami periksa," ujar Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung pada wartawan di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Kamis (23/6).

Pengacara Sayyid, Ayuk Fadlun Shahab, menyebutkan nama sejumlah pejabat yang diberangkatkan haji menggunakan Dana Abadi Umat. Antara lain Wakil Presiden Jusuf Kalla dan istri, Menteri Perhubungan Hatta Radjasa dan istri, Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah dan putrinya, serta mantan Ketua DPR Akbar Tandjung dan istrinya.

Mengenai kemungkinan nama-nama pejabat tersebut diperiksa sebagai saksi, Hendarman justru mempertanyakan apakah panggilan tersebut akan cukup menentukan kesalahan tersangka. "Dalam menentukan tersangka, tidak semua saksi harus diperiksa," kata dia.

Hendarman menjelaskan, dalam perkara korupsi ada tiga unsur yang harus dipenuhi: memperkaya diri sendiri atau orang lain, melawan hukum dan menyalahgunakan wewenang, serta menimbulkan kerugian keuangan negara. Astri Wahyuni

Dari Arsip Majalah TEMPO
Arifin Panigoro  | 23 Maret 1999
Rimba Dana Abadi  | 02 Maret 1999
Sudah Mahal, Dipalak Pula  | 02 Maret 1999
Tabung Sepuluh Ringgit  | 02 Maret 1999
Haji Incorporated: Bisnis, Kolusi, dan Manipulasi  | 02 Maret 1999
Berhaji Mahal tanpa Rasa Kesal  | 02 Maret 1999
Jemaah Haji Sandal Jepit | 01 November 2004
Kisruh Kuota Haji, Buah Spekulasi  | 22 Desember 2003
’Busway’ Bukan Solusi yang Tepat  | 22 Desember 2003
Surat Pembaca | 15 Desember 2003
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Latihan manasik haji yang dilakukan oleh siswa Madrasah se-Jakarta Timur di asrama haji Pondok Gede, Jakarta, 11 April 2001 [Koran TEMPO/ Hendra Suhara; K1A/190/2001; 20010501]. Latihan manasik haji yang dilakukan oleh siswa Madrasah se-Jakarta Timur di asrama haji Pondok Gede, Jakarta, 11 April 2001 [Koran TEMPO/ Hendra Suhara; K1A/190/2001; 20010501].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sayyid Salahkan Sekjen Taufik Kamil
Tim Sukses Mega-Hasyim Bantah Ada Dana Haji
Biaya Operasional Haji Kini Gunakan APBN
Seperti Masuk Lingkaran Setan Mafia Haji
Mereka Menangkis Tudingan Sayyid Aqil
Dulu Janji Turun, Sekarang Malah Naik
Mahasiswa Minta Sayyid Aqil Dihukum Gantung
Polri Akan Telusuri Dana Haji ke DPR
Biaya Haji 2006 Sebesar US$ 2.857
RUU Halal Belum Jadi Prioritas DPR
> selengkapnya...


Referensi

Keppres No. 49/2004 tentang Biaya Penyelenggaraan Haji 2005
Keppres No. 22/2001 tentang Badan Pengelola Dana Abadi Umat
Kepres RI No. 45 Thn.2003 Tentang Biaya Penyelenggara Ibadah Haji Thn. 2004
> selengkapnya...

Website

Informasi Haji - Depag
Situs Informasi Haji
Departemen Agama
Majelis Ulama Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [3]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data