|
PBR Jawa Tengah Tak Terima Zainuddin MZ
Selasa, 21 Juni 2005 | 17:01 WIB
TEMPO Interaktif, Semarang:Ketua Partai Bintang Reformasi (PBR) Jawa Tengah, Nur Amin menolak seruan Zaenal Maarif untuk islah dengan kubu Zaenudin MZ. "Kami tidak bisa menerima Zaenuddin sebagai pimpinan PBR,"kata Nur Amin, Selasa (21/6).
Menurutnya, karena menyangkut persoalan kredibilitas Zaenuddin. "PBR tidak akan besar jika dipimpin Zaenuddin yang citranya kian buruk di masyarakat,"katanya. Nur Amin, termasuk salah satu kubu pendukung Zaenal Maarif saat terjadi perpecahan pada saat muktamar PBR di Hotel Sahid Jakarta, beberapa waktu lalu. Saat itu Zainuddin mengaku dipilih kembali secara aklamasi. Sementara masih banyak peserta muktamar yang tak sepakat dan bikin muktamar tandingan di hotel yang sama, dan memilih Zaenal maarif sebagai Ketua Umum-nya.
Menurut Nur Amin, mungkin Zaenal menyerukan islah karena masih sayang dengan jabatannya sebagai Wakil Ketua DPR. "Kami menyarankan Pak Zaenal untuk bikin partai baru. Kalau tidak, secara pribadi saya akan keluar dari PBR,"kata Nur Amin.
Sohirin
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung (kiri) bersalaman dengan Ketua Umum Partai Bintang Reformasi (PBR) KH Zainuddin MZ dalam acara pendaftaran verifikasi partai politik (Parpol) peserta Pemilu di kantor KPU, Jakarta, Rabu, 17 September 2003. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K20A/171/2003; 20030917]](/hg/photostock/2005/01/25/s_K20A17107_high_thumb.jpg) |
![Ulama, K.H. Zainuddin M.Z., berceramah pada tabligh akbar Kirab Beduk Masjid Agung Sunan Ampel, Festival Istiqlal ke-2 di Surabaya, 15 September 1995. [TEMPO/Ali Said; 34D/127/2004; 20040611].](/hg/photostock/2005/01/11/s_34D12703_high_thumb.jpg) |
| Zainuddin MZ dan Akbar Tandjung
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|