|
Elis Pulang Tanpa Upah, Hanya Membawa Luka
Selasa, 21 Juni 2005 | 16:15 WIB
TEMPO Interaktif, Purwakarta:Derita tenaga kerja wanita asal Indonesia di luar negeri, seakan tak pernah berakhir. Satu lagi, TKW asal Purwakarta Jawa Barat, Elis Mayasari, 16 tahun, pulang tanpa upah dan badan penuh luka, tandan bekas penyiksaan.
Di temui di kampungnya, Desa Legok Huni, Elis, tampak
terlihat syok dan enggan diajak bicara banyak. "Saya nekad kabur dari majikan,"katanya. Pada bagian kaki kiri-kanannya banyak bekas luka. Bahkan, tulang betis kanan terlihat borok masih menganga, bekas sabetan besi. "Ini, hadiah dari majikan, kalau tidak cambukan, ya, pukulan besi,"kata Elis.
Di rumah majikannya Jawahir, di Mekkah, Elis juga cuma makan sisa bekas majikannya, karena sering tak diberi makan. Tak kuat dengan penderitaan yang dialami, Elis pun kabur dari negeri para Sheik itu. Dibantu sopir taksi Elis pergi ke kantor polisi Mekkah. Di sana ia interogasi dan ditahan 13 hari. Namun Elis terus merengek minta pulang.
Pada hari ke 14, Akhirnya, Elis dipulangkan ke Indonesia melalui Bandara King Abdul Aziz, meski tanpa bekal rial dari majikannya selama 13 bulan bekerja, seharusnya tiap bulan ia menerima 600 rial. Elis dan keluarganya kini hanya meratap harap. "Kami bingung, kemana harus mengadu?"kata Maman, ayah Elis. PT.Sabila Arab-Indonesia, perusahaan Pengerah Jasa Tenaga Kerja Indonesia, Jakarta yang mengirim Elis, tak bisa dimintai pertanggung jawaban. "Mereka tak mau bertanggung jawab,"ujar Maman.
Nanang Sutisna
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
 |
 |
| Protes Menuntut Perlindungan Bagi TKI
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|