Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Hendropriyono Tak Percaya Presiden Kecewa Padanya
Selasa, 21 Juni 2005 | 07:08 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Bekas Kapala Badan Intelejen Negara Hendropriyono tak percaya Presiden Yudhoyono kecewa karena menganggap dirinya tak kooperatif saat dipanggil Tim Pencari Fakta Pembunuhan Aktivis HAM Munir.

"Dulu Presiden pernah menjadi staf saya. Kalaupun saya percaya, Presiden telah memperoleh informasi dari TPF yang memutarbalikkan fakta," ujarnya saat bertemu Tim Pemantau Penyelidikan Kasus Munir DPR, di gedung MPR/DPR, Jakarta, Senin (20/6).

Dia mengaku tahu betul Yudhoyono sebagai orang pintar. Hanya saja, kata dia, informasi yang masuk kepadanya tak benar. "Tukang bisik di sekitarnya yang memberi informasi tak benar. SBY harus bijak karena semua itu tergantung inputnya. Ditambah lagi dia baca koran ternyata sama," tuturnya sambil mengatakan pembisik yang dimaksud adalah pelapor perkembangan kasus Munir kemarin.

Informasi tak benar itu, kata Hendro, yaitu undangan TPF kepadanya yang baru dua kali dilayangkan, namun TPF mengatakan sudah mengundang tiga kali. Dia mengaku menerima surat undangan dari TPF dua kali dan Kepala BIN Syamsir Siregar sekali.

"Surat TPF itu memaksakan tanggal sekian. Itu bukan undangan, tapi pemanggilan. TPF itu tim pencari bukan penadah, kalau mencari fakta datang dong," kata dia.

Hendro hadir di DPR atas panggilan Tim Pengawas Pencarian Fakta Kasus Munir. Anggota Tim DPR yang hadir adalah Wakil Ketua Slamet Effendy Yusuf, Trimedya Panjaitan, Benny Kabul Harman, Lukman Hakim Syaifuddin, Aryo Widjanarko, Sutadji, Imam Ansori Saleh, Muhammad Aziz Syamsuddin, dan Effendy Simbolon.

Mereka mempertanyakan antara lain soal pertemuan Hendro dengan Todung Mulya Lubis, kasus Talangsari, penculikan aktivis, hubungan dengan Pollycarpus, dan skenario pembunuhan Munir yang disampaikan TPF.

purwanto


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Presiden Kecewa Kepada A.M. Hendropriyono
TPF Munir Tolak Diperpanjang
Hendropriyono Siap Penuhi Undangan DPR
Suciwati: Masyarakat Internasional Perhatikan Kasus Munir
DPR Jadi Jembatan TPF Munir Bertemu Hendropriyono
TPF Anggap Tidak Perlu Lagi Panggil Hendropriyono
Hendropriyono Menolak Mendatangi TPF
Imparsial Minta Keppres Pemanggilan Paksa Kasus Munir
Kepala BIN Tak Tahu Dokumen Pembunuhan Munir
Pengacara Hendropriyono Desak Penyidikan Pencemaran Nama Baik
> selengkapnya...


Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Imparsial


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [4]


Berita Terakhir

Angkot Terbalik di Pondok Gede, Enam Terluka
Klub-Klub Besar Lolos
Jawa Barat Uruskan Royalti Panas Bumi
Truk Terguling di Ruas Tol Cakung
Barry Masih Setia dengan Aston Villa

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data