Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

BII Diduga Terima Kucuran Dana Mandiri
Senin, 20 Juni 2005 | 19:55 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung R.J Soehandoyo mengatakan, Bank Internasional Indonesia (BII) menerima transfer uang pengucuran kredit dari Bank Mandiri sebesar Rp 51 miliar.

PT Arthabama Textindo, yang terdaftar sebagai penerima kredit, menurut Soehandoyo, ternyata telah dibeli oleh BII melalui konsorsium Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).

Berdasarkan hasil penyidikan, ujar Soehandoyo, PT Arthabama mengajukan kredit modal kerja pada Bank Mandiri sebesar Rp 51 miliar pada 2003. "Kredit itu tidak masuk ke PT Arthabama tetapi diterima BII," ujar Soehandoyo pada wartawan, Senin (20/6).

Terkait dengan kasus tersebut, tim penyidik sudah memeriksa 17 saksi, yakni 14 orang dari Bank Mandiri, 2 orang dari PT Arthabama Textindo, dan seorang dari perusahaan lain yang terkait. Soehandoyo tidak bersedia merinci nama-nama saksi yang telah diperiksa itu.

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Hendarman Supandji kepada wartawan mengatakan, tim penyidik tidak menutup kemungkinan akan memeriksa saksi dari BII. Pemeriksaan tersebut, ujar Hendarman, dilakukan setelah tim penyidik baru terbentuk.

"Tim penyidik PT Arthabama diganti karena antara lain belum menentukan tersangka hingga hari ini (Senin)," kata Hendarman. Astri Wahyuni

Dari Arsip Majalah TEMPO
Tentang Rekapitalisasi  | 27 Oktober 1998
Bukan Bank, Bukan Pula Money Changer  | 13 Oktober 1998
Bank Mandiri Dikemudikan Mar?ie Muhammad  | 06 Oktober 1998
Mahalnya Sebuah Pilihan  | 07 Juni 1999
Setelah Pengutang Kakap Dipajang  | 07 Juni 1999
Kawin Cerai Bank BUMN  | 24 Mei 1999
Urus Diri Dululah  | 31 Mei 1999
Bank-Bank 'Nasional' Selayang Pandang  | 30 Maret 1999
Restrukturisasi Utang Chandra Asri | 04 Pebruari 2002
Yang Ringan buat Konglomerat  | 11 Pebruari 2002
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kasus Bank Mandiri Diserahkan ke Komisi 11 DPR
Risiko Kredit Industri Tekstil Masih Tinggi
Kejaksaan Agung Periksa Dirut Lativi
Bank Indonesia Kekurangan Pengawas dan Pemeriksa
Jaksa Agung Temui Abdul Latief
Pasca Kasus Mandiri, Kredit Bank Seret
Menkeu: Pengembalian Kredit Seret Tidak Bisa 100 Persen
"BI yang Berwenang Putuskan Kredit Macet"
Tak Ada Diskon Buat 34 Debitor Bank Mandiri
Kadin Akan Lobi BI Soal Kredit Seret
> selengkapnya...


Referensi

Kasus Dipasena
Kasus-kasus Korupsi di Indonesia
Program-program Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh Memberantas KKN
ICW : Buka Kembali Kasus Korupsi yang Di SP3
> selengkapnya...

Website

Departemen Keuangan
Bank Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data