|
Presiden Kecewa Kepada A.M. Hendropriyono
Senin, 20 Juni 2005 | 12:17 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan kekecewaannya atas sikap mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) A.M. Hendropriyono yang menolak memberikan keterangan kepada Tim Pencari Fakta (TPF) kasus kematian Munir.
“Bapak Presiden kecewa karena TPF adalah perpanjangan tangan otoritas dari Bapak Presiden, jadi beliau kecewa dengan ketidakhadiran Hendro Priyono," kata Ketua TPF Munir, Brigjen Polisi Marsudi Hanafi kepada wartawan seusai bertemu Presiden, Senin (20/6) pagi.
Presiden, menurut dia, menanggapi positif kerja TPF yang telah dilakukan sampai saat ini. "Beliau tidak memperkirakan dengan kewenangan yang begitu sedikit, TPF begitu bisa sangat maju," ujarnya. Namun, jika kasus kematian aktivis HAM itu sampai tidak terungkap hingga tuntas, sama saja tidak mengalami kemajuan.
Sebelum berangkat ke Philipina untuk melakukan kunjungan selama tiga hari, Presiden Yudhoyono selain memanggil Ketua TPF Munir Marsudi, juga memanggil Jaksa Agung Abdurrahman Saleh dan Ketua Tim Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Hendarman Supandji, untuk menanyakan perkembangan kasus-kasus yang tengah ditangani. Dimas Adityo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Cendekiawan Muslim, Nurcholish Madjid alias Cak Nur (kanan) didampingi calon presiden dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY (kiri), dalam konferensi pers seusai melakukan pertemuan empat mata di kediaman Cak Nur di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis, 6 Mei 2004. [TEMPO/Usman Iskandar; K21A/204/2004; 20040507].](/hg/photostock/2005/02/15/s_K21A20603_high_thumb.jpg) |
![Panglima Angkatan Bersenjata Singapura, Mayor General Ng Yat Chung (kiri) bersalaman dengan Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Susilo Bambang Yudhoyono saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Menko Polkam, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bagus Indahono; K15A/407/2003; 20030625].](/hg/photostock/2005/02/15/s_K15A40706_high_thumb.jpg) |
| Nurcholish Madjid dan Susilo Bambang Yudhoyono
|
|
| Susilo Bambang Yudhoyono dan Ng Yat Chung
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|