Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kursi Kosong di PT.Dirgantara Indonesia
Jum'at, 17 Juni 2005 | 21:31 WIB

TEMPO Interaktif, Bandung:Direktur Keuangan PT. Dirgantara Indonesia, Hidayat Hasan mengundurkan diri dari jabatannya per 1 Januari 2005. Surat pengunduran dirinya diajukan tertanggal 23 Agustus 2004 kepada pemegang saham (Menteri BUMN) karena posisi keuangan Dirgantara sudah membaik. Selain itu ada alasan pribadi, yaitu keluarganya yang selama ini tinggal di Jakarta, keberatan hidup terpisah dengan Hidayat Hasan yang harus tinggal di Bandung.

Menurut Direktur Umum Dirgantara, Nuril Fuad, Jumat siang di Bandung, 17/6, sesungguhnya Hidayat Hasan yang sebelumnya bekerja di perusahaan Ponco Sutowo itu dan menjadi direksi Dirgantara karena titipan dari mantan Ketua Badan Penyehatan Perbankan, Syafrudin Tumenggung.

Sebelumnya juga pernah mengajukan surat pengunduran diri. Dalam surat pengunduran dirinya yang pertama, Hidayat Hasan mengatakan alasan pengunduran dirinya karena ada perbedaan prinsip dalam persepsi usaha dengan direksi lainnya. "Sebelumnya juga dia pernah mengajukan pengunduran diri. Alasannya ada perbedaan prinsip dengan direksi lainnya dalam persepsi usaha,"kata Nuril.

Kini jabatan Direktur Keuangan Dirgantara per tanggal 1 Juni dirangkap oleh Direktur Umum, Nuril Fuad melalui surat penunjukan komisaris. Selain itu jajaran komisaris Dirgantara dari 9 orang kini tinggal 7 orang. Komisaris Utama yang dulu dijabat oleh mantan Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Laksamana, Chappy Hakim, kosong. Karena Chappy tidak lagi menjabat sebagai KSAU. KSAU yang baru Djoko Suyatno, belum ditetapkan.

Selain itu Andung A Nitimihardja, anggota komisaris yang kini menjadi Menteri Perindustrian juga, mengundurkan diri. Hingga kini pemegang saham belum juga menunjuk penggantinya.

Rinny Srihartini


Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Mantan Direktur Utama (Dirut) PT Dirgantara Indonesia (DI), Yusman Syafei di kantor TEMPO, Jakarta, 17 Juli 2003. [TEMPO/ Hendra Suhara; Digital Image; 20030717]. Mantan Direktur Utama (Dirut) PT Dirgantara Indonesia (DI), Yusman Syafei di kantor TEMPO, Jakarta, 17 Juli 2003. [TEMPO/ Hendra Suhara; Digital Image; 20030717].
Yusman Syafei
Yusman Syafei
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Dirut PT.Dirgantara Indonesia Dilaporkan Korupsi
Serunting Sakti Dijual untuk Lunasi Hutang
Polisi Sudah Punya Nama Saksi
Pengalihan Utang PT DI Ditangani Kementerian BUMN
Walikota Batam Mundur, Bertarung Kandidat Gubernur
Industri Strategis Jangan Tergantung Pemerintah
Dirgantara Terancam Tak Bisa Kembalikan Dana Talangan Pemerintah
DPR Minta Kasus Texmaco Segera Dituntaskan
Dirgantara Mengharapkan Injeksi Modal
PT Dirgantara Indonesia Harapkan Injeksi Modal
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data