Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pengacara Sayyid Minta Menteri Agama Sebelumnya Diusut
Jum'at, 17 Juni 2005 | 17:15 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Ayuk F. Shahab, kuasa hukum mantan Menteri Agama Sayyid Aqil al-Munawwar, meminta agar kliennya tidak diberlakukan secara diskriminatif. Namun, menurut Ayuk, Sayyid akan memenuhi panggilan Markas Besar Polri pada Selasa (21/6) nanti.

Saat memberikan keterangan kepada wartawan yang menemuinya di rumah Sayyid, Ciputat, Jumat siang, Ayuk menyatakan, kliennya menganggap penetapannya sebagai tersangka kasus korupsi dana haji sebagai konsekuensi logis jabatan Menteri Agama. "Sebagai pemipin ia tak bisa lepas tangan," kata Ayuk.

Dana Abadi Umat, menurut Ayuk, tidak hanya dilakukan di era Sayyid Aqil, tapi juga di masa menteri-menteri sebelumnya. Ia menyebutkan antara lain mantan Menteri Agama Tolhah Hasan dan Tarmizi Taher. Karena itu, ia meminta keberadaan Dana Abadi Umat dibuka sejak awal.

Ayuk juga mengingatkan, sebagai Menteri Agama, Sayyid justru telah berusaha membenahi dengan cara memisahkan bendahara Departemen Agama dan Dana Abadi Umat. Semula dua jabatan itu, kata dia, dijabat satu orang.

Ayuk tidak mau mengomentari tentang adanya motif politik pada kasus ini. Ia hanya meminta agar semua pihak memegang prinsip praduga tak bersalah. Ia menunjuk kasus Nurdin Halid yang akhirnya dibebaskan setelah beberapa bulan di penjara.

"Apalagi, dalam kasus ini, yang bertanggung jawab sehari-hari pada berputarnya roda Departemen adalah Dirjen," tuturnya. Pada kasus yang sama, polisi telah menetapkan mantan Dirjen Bimbingan Islam dan Urusan Haji Taufik Kamil sebagai tersangka.

Ayuk menyatakan, saat ini Sayyid dan keluarganya sedang berada disebuah tempat di Jakarta. Jojo Raharjo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Ketua Utusan Para Da'i Al-Azhar di Jakarta, Abdul Ghaffar Hasan Khalifah bersama Menteri Agama, Said Agiel Husin Al-Munawar pada acara makan malam yang diselenggarakan oleh Departemen Agama (23/03/2002) di Hotel Borobudur, Jakarta [Hotel Borobudur; 20020402] Menteri Agama, Said Agil Husin Al Munawar didampingi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Umar Shihab (kiri) ketka menyampaikan hasil Hisab dan Rukyat mulainya tanggal 1 Ramadhan di kantor Departemen Agama, Jakarta, 5 November 2002. [TEMPO/ Bismo Agung; K11A/190/2002; 20021204].
Abdul Ghaffar Hasan Khalifah dan Menteri Agama
Said Agil Husin Al Munawar dan Umar Shihab
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sayyid Tinggalkan Rumah Sejak Pagi
Sayyid Aqil Tinggalkan Rumah Sejak Pagi
Jumat Pagi, Taufik Kamil Ditahan
Said Agil Husin Al Munawar Jadi Tersangka
Polisi Segera Periksa Said Agil
Dana Abadi Umat Tetap Dipertahankan
Polisi : Mantan Dirjen Bimas Islam dan Haji Jadi Tersangka
Tipikor Sudah Menemukan Tersangka Korupsi Haji
Polisi Blokir Rekening Dana Sisa Haji
Menteri Agama Bekukan Draft Kompilasi Hukum Islam
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data