|
Soal Reformasi PBB, Presiden Bentuk Komite 45
Jum'at, 17 Juni 2005 | 10:14 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Juru Bicara Presiden Dino Pati Jalal mengungkapkan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah membentuk Komite 45. Komite yang terdiri dari tokoh masyarakat dan mantan pejabat ini bertugas untuk merumuskan pandangan Indonesia terkait rencana reformasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). "Masa tugasnya sekitar 2 bulan," kata Dino ketika dihubungi Tempo.
Komite ini dinamakan Komite 45 karena beranggotakan 45 orang, yang diketuai bersama oleh Ali Alatas (mantan Menteri Luar Negeri) dan Dorodjatun Kuntjorojakti (mantan Dubes RI di Amerika Serikat dan mantan Menko Perekonomian). Anggotanya antara lain Emil Salim, Sjahrir, Hasyim Jalal, Eros Djarot, Erna Witoelar, H.S. Dillon, dan Marzuki Darusman.
Menurut Dino, hasil rumusan ini akan menjadi masukan bagi pemerintah untuk menyampaikan pandangan Indonesia pada pertemuan tingkat tinggi pemimpin dunia (World Leaders Summit) di markas PBB di New York, September mendatang. Budiriza
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Cendekiawan Muslim, Nurcholish Madjid alias Cak Nur (kanan) didampingi calon presiden dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY (kiri), dalam konferensi pers seusai melakukan pertemuan empat mata di kediaman Cak Nur di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis, 6 Mei 2004. [TEMPO/Usman Iskandar; K21A/204/2004; 20040507].](/hg/photostock/2005/02/15/s_K21A20603_high_thumb.jpg) |
![Panglima Angkatan Bersenjata Singapura, Mayor General Ng Yat Chung (kiri) bersalaman dengan Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Susilo Bambang Yudhoyono saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Menko Polkam, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bagus Indahono; K15A/407/2003; 20030625].](/hg/photostock/2005/02/15/s_K15A40706_high_thumb.jpg) |
| Nurcholish Madjid dan Susilo Bambang Yudhoyono
|
|
| Susilo Bambang Yudhoyono dan Ng Yat Chung
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|