Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pengadilan Tinggi Tolak Banding Puteh
Kamis, 16 Juni 2005 | 19:31 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pengadilan Tinggi Tindak Pidana Korupsi menolak upaya banding Abdullah Puteh. Gubernur (nonaktif) Nanggroe Aceh Darussalam itu tetap dihukum 10 tahun penjara.

Keputusan diambil majelis hakim yang dipimpin Husyaeni Andin Kasim, Kamis (16/6). Majelis juga menghukum denda Rp 500 juta serta uang pengganti Rp 1 miliar.

Dalam amar putusan yang dibacakan Kamis pukul 10.00 WIB, majelis menyatakan, Puteh tidak terbukti melakukan dakwaan primer. Ia hanya dinilai terbukti melakukan dakwaan subsider, yakni menyalahgunakan jabatan untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain secara berlanjut.

Majelis juga memutuskan memerintahkan agar Puteh segera dimasukkan ke rumah tahanan. Menurut anggota majelis, M. As'ad Al'Maruf, pengadilan tinggi sedang merapikan berkas putusan. Setelah itu, berkas akan dikirim ke jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi agar dilakukan eksekusi.

Tentang penyuapan oleh kuasa hukum Puteh, Tengku Syaifuddin Popon, kepada Wakil Ketua Panitera Pengadilan Tinggi DKI, As'ad menyatakan, majelis tidak terpengaruh.

Pengacara Puteh, Moh. Assegaf, menyatakan, Puteh mempunyai hak untuk mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. Anton Aprianto

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
   
-
-

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Assegaf Kecewa Puteh Tak Koordinasi Tunjuk Pengacara Baru
KPK Kejar Seorang Panitera Pengadilan Tinggi DKI
OC Kaligis :Emangnya Gue Pikirin
Pengacara Puteh Suap Panitera
Ketua MA: Pengangkatan Zaharuddin Menjadi Hakim Tipikor Sesuai UU
PT Jakarta Tak Koordinasi dengan Hakim AdHoc
Status Tahanan Kota Puteh Diperpanjang
MA Akan Panggil Pemimpin Pengadilan Tinggi Jakarta
Puteh Jadi Tahanan Kota
Pengacara Puteh Protes Vonis untuk Puteh
> selengkapnya...


Referensi

Kasus Puteh dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi
Inpres No. 224 soal Abdullah Puteh

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data