Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Presiden Terima SMS di Nomor 9949
Rabu, 15 Juni 2005 | 15:47 WIB

TEMPO Interaktif, Sidoarjo:Pakar multimedia Roy Suryo Notodiprojo menyatakan, saat ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menggunakan nomor telepon seluler 9949. Nomor baru ini siap menampung pesan pendek (SMS) masyarakat sebagai pengganti nomor lama 0811109949 yang tempo hari membanjir dan membuat handphone Presiden hang.

Menurut Roy, dirinya telah memberikan masukan kepada Presiden perihal sistem baru tersebut dan disetujui.
Ini sekaligus menggantikan sistem lama yang mudah down saat kelebihan beban SMS.

"SMS yang dikirim akan masuk ke server dan diikuti auto replay berbunyi. "Terima kasih atas partisipasi Anda dan pesan Anda telah kami terima, tertanda Presiden Republik Indonesia," kata Roy di Sidoarjo, Rabu (15/6).

Roy menambahkan, handphone yang sebelumnya digunakan Presiden mudah hang bila kelebihan muatan karena teknologinya tidak memungkinkan. Secanggih apapun merek handphone Presiden, ungkap Roy, akan down bila menerima 100 SMS per menit.

Roy menyarankan agar Sekretaris Presiden membuat satu nomor baru lagi, yakni 7737. Ini dipakai untuk selamanya. Siapapun Presiden Indonesia mendatang, nomor ini tetap bisa dipakai. "Nomor 9949 hanya melekat pada SBY karena itu tanggal lahir beliau," ujar Roy.

Kukuh S Wibowo-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Cendekiawan Muslim, Nurcholish Madjid alias Cak Nur (kanan) didampingi calon presiden dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY (kiri), dalam konferensi pers seusai melakukan pertemuan empat mata di kediaman Cak Nur di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis, 6 Mei 2004. [TEMPO/Usman Iskandar; K21A/204/2004; 20040507]. Panglima Angkatan Bersenjata Singapura, Mayor General Ng Yat Chung (kiri) bersalaman dengan Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Susilo Bambang Yudhoyono saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Menko Polkam, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bagus Indahono; K15A/407/2003; 20030625].
Nurcholish Madjid dan Susilo Bambang Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono dan Ng Yat Chung
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Wapres Tak Akan Buka Hotline SMS
Nomor SMS Presiden Jadi Empat Angka
Ponsel Presiden Dirancang Jadi SMS Center
Cerita Tentang Nomor HP Presiden
Presiden Buka SMS 24 Jam
Presiden Minta Inpres Harga Gabah Direvisi
Presiden: Usaha Pemerintah Bukan Retorika
Presiden: Terus Berantas Pembalakan Liar
Bakar Foto Presiden Yudhoyono Dipenjara 6 Bulan
Presiden Jumatan di Kantor Menko Polhukam
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi 100 Hari Pemerintahan Yudhoyono
Kasus Puteh dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi
Wiranto: Yudhoyono Pernah Janji bahwa Kalla Tak Akan Maju
Jangan Sampai Jadi Dokumen Tanpa Arti

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk62529 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data