Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Rusia Jual Alat Militer Tanpa Syarat Politik
Selasa, 14 Juni 2005 | 14:32 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Mikhail Bely menjanjikan, bahwa Rusia akan memberikan kemudahan pembelian alat militer bagi Indonesia. "Kami aware terhadap Indonesia, terutama setelah presiden Megawati datang ke Rusia tahun 2003," kata Bely, Selasa (14/6).

Sebelumnya ia mengikuti presentasi Irkut Corporation, produsen peralatan militer dan sipil di Rusia. Dalam presentasi di rumah dinas Bely, Irkut menawarkan pesawat amphibi multifungsi B-200.

Bely menjamin, pemerintahnya tak akan mengajukan berbagai persyaratan yang menyulitkan, termasuk persyaratan politik, dalam penjualan peralatan militernya. Sebab, kata dia, Indonesia bagi Rusia merupakan negara yang penting dan kerja sama antara kedua negara dapat berjalan untuk jangka panjang.

"Tidak ada restriksi (batasan) apapun. Kerjasama pembelian peralatan militer dari Rusia Indonesia-Rusia tanpa persyaratan political setting," kata dia.

Kalau pun ada persyaratan, menurut Bely, hal itu hanya bersifat komersial yang lazim dalam dunia perdagangan. Rusia, tandas dia, siap menjual aneka peralatan militer kepada Indonesia, “Tapi peralatan yang telah dibeli tak boleh dijual kembali ke negara lain tanpa ijin kami,” tegas Bely. Agus Supriyanto

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Manuver airshow oleh pesawat tempur TNI-AU dalam rangka HUT TNI-AU di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, 6 April 2001 [ TEMPO/ Rini PWI; 2001 ]. Manuver airshow oleh pesawat tempur TNI-AU dalam rangka HUT TNI-AU di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, 6 April 2001 [ TEMPO/ Rini PWI; 2001 ].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Amankan Selat Malaka, Armabar Butuh 36 KRI
KSAL Tegaskan Kekurangan Peralatan TNI
Menhan Diminta Segera Libatkan Industri Lokal
Kontrak Sebelum 1 Mei, Tanggung Jawab Angkatan
Indonesia Beli Korvet Belanda
TNI AU Tahun Ini Akan Penuhi Skuadron Pesawat Latih
Dephan Talangi Anggaran dengan Kredit Ekspor
Panglima TNI : Mau Perang Pakai Pisau Dapur?
Anggaran Tambahan Dephan untuk Beli Pesawat Pengintai
Perwakilan Polandia di Bandung Dirampok
> selengkapnya...


Referensi

Sejarah TNI AU
Kekuatan TNI AL
Spesifikasi F-16
UU RI nomor 3 Tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara
Pulau-pulau kecil
ARMADA
Tumpang tindih lahan minyak

Website

Departemen Pertahanan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Jalur Motor Bukan Solusi Kemacetan Jakarta
Nadine Rela Menekuk Badan
Raikkonen Siap Bantu Massa
Presiden Minta Heru Lelono Jelaskan Soal Super Toy
Pajak Kendaraan Bermotor Disepakati Naik 1-2 Persen

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data