Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Amien Tolak Kembali Pimpin Muhammadiyah
Selasa, 14 Juni 2005 | 01:49 WIB

TEMPO Interaktif, Malang: Amien Rais menyatakan tidak akan mencalonkan diri menjadi ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah pada muktamar bulan depan. "Masih banyak kader muda Muhammadiyah yang mampu duduk di kursi ketua umum," kata mantan Ketua MPR itu di kampus Universitas Muhammadiyah Malang, Senin (13/6).

Meski begitu, Amien menyatakan, kaum muda tidak perlu mendominasi kepenguruasn Muhammadiyah periode mendatang. Ia berpendapat, kaum muda cukup sepertiga dari kepengurusan. "Kalau semua muda nanti terlalu lincah, bisa eksesif," kata mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional itu.

Amien berharap, ketua umum Muhammadiyah adalah orang yang "sudah teruji pengabdiannya di Muhammadiyah, mempunyai wawasan luas, dan tidak berseberangan dengan umat Islam lain". Selain itu, "bisa membawa kerukunan dan tidak kontradiktif dengan pemerintah".

Soal nama, Amien enggan menyebut secara gamblang. "Saya tidak mendukung siapa-siapa. Cuma saya melihat Dien Syamsudin itu punya bakat kepemimpinan, tapi Pak Rosyad Sholeh juga berpeluang," tuturnya.

Menurut Amien, Muktamar Muhammadiyah bukan sekadar memilih pengurus baru, tetapi juga merupakan ajang silaturahmi. Karena itulah, Amien yakin Muktamar akan berjalan dengan lancar dan sukses.

"Agenda pemilihan pimpinan tak pernah tajam, karena di Muhammadiyah tak ada kepentingan. Yang ada hanya pekerjaan dan tanggungjawab," katanya. Bibin Bintariadi

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Protes pendukung presiden Abdurrahman Wahid/ Gus Dur dengan spanduk bertuliskan Amien Rais gila ambisi jadi presiden RI di Monas, Jakarta, 30 Mei 2001 [Koran TEMPO/ Josua Alessandro; K1A/425/2001; 20010616]. Ketua MPR, Amien Rais serius mendengarkan keluh-kesah mengenai kebijakan pemerintah tentang kenaikan harga oleh para pemimpin organisasi buruh dan pengusaha di ruang kerjanya di Gedung MPR/ DPR, Jakarta, 13 Januari 2003. [TEMPO/ Bagus Indahono; K13A/216/2003; 20030416].
Amien Rais
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

204 Orang Berminat Pimpin Muhammadiyah
Syafii Tolak Kembali Pimpin Muhammadiyah
Amien Rais Siap Pimpin Muhammadiyah
Amien Rais Masuk Bursa Ketua Muhammadiyah
Kegagalan Amien Menjadi Presiden akan Digugat
Amien Rais Berpamitan
Rombongan Kongres PAN Transit Di Yogyakarta
Jawa Tengah Tolak Hatta Radjasa
PAN Pasca Amien Rais Makin Enerjik
AM Fatwa : Amien Sedihkan Hatta
> selengkapnya...


Referensi

Jadwal Kampanye Pemilu Presiden
Tim Kampanye Calon Presiden
Perkiraan Peta Dukungan Calon Presiden

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Mitsubishi Luncurkan MC CARD
DPRD Siantar BerhentikanWali Kota dan Wakilnya
Harga Listrik Tanjung Jati di Atas US$ 4,3 Sen
Taksi Terbakar di Jalan MT Haryono
Presiden Diminta Beri Sanksi Heru Lelono

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data