Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Dua Sandera yang Bebas Masih Dirawat
Senin, 13 Juni 2005 | 17:43 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Yamin Labuso dan Erikson Hutagaol, dua warga negara Indonesia yang baru bebas dari penyanderaan kelompok bersenjata di Filipina Selatan, masih harus dirawat di Rumah Sakit Militer di Zamboanga City.

Kuasa Usaha Kedutaan Besar RI di Manila Sanusi bersama Atase Pertahanan Kolonel Gunadi dan Konsul Penerangan Konsulat Jenderal RI di Davao kemarin mengunjungi keduanya di rumah sakit untuk menjajaki upaya evakuasi. Namun, kondisi mereka belum memungkinkan untuk dilakukan evakuasi ke Manila.

“Perlu pemulihan karena capek dan kurang gizi. Erikson masih diinfus karena kena malaria ringan,” kata Bambang Gunawan, konsul penerangan pada Konsulat Jenderal RI di Davao, saat dihubungi Tempo, sore ini.

Yamin Labuso, Erikson Hutagaol, dan ahmad Resmiadi -yang bekerja untuk kapal Bonggaya 91 milik perusahaan Malaysia- disandera kelompok bersenjata yang menamakan diri Jamiat al-Islamiah Mindanao Selatan sejak 30 Maret lalu. Penyandera menuntut tebusan 3 juta ringgit (Rp 7,5 miliar) kepada pemilik kapal dan pemerintah Malaysia.

Tebusan itu tidak diberikan hingga Komando Wilayah Selatan Angkatan Bersenjata Filipina membebaskan Yamin dan Erikson melalui operasi militer di Pulau Sulu, Minggu (12/6) dini hari. Panglima Angkatan Bersenjata Filipina Jenderal Efren L. Abu menyatakan akan membebaskan Resmiadi yang masih disandera di kawasan Pulau Sulu. (Wahyudi MP)



INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Nur Miswari Bantu Lepaskan Sandera di Filipina Selatan
AB Filipina Kesulitan Kejar Sandera WNI
Menlu Filipina Jamin Komitmen Pembebasan Sandera
Pasukan Filipina Diminta Tahan Operasi Militer
Filipina Turunkan Pasukan di Lokasi Sandera
Tim Pembebasan Sandera Berangkat ke Filipina
Yudhoyono Hubungi Arroyo Soal Sandera


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data