|
Dua Sandera WNI Hanya Lelah Fisik
Minggu, 12 Juni 2005 | 17:57 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kedutaan Besar RI di Manila akan segera memulangkan kedua sandera warga negara Indonesia yang dibebaskan militer Filipina, Ahad dini hari.
Kuasa Usaha Kedutaan Besar RI di Manila Sanusi sore ini mengaku telah mengecek berita pembebasan itu kepada Panglima Angkatan Bersenjata Filipina Jenderal Efren Abu. Dikatakannya, kedua sandera yang dibebaskan adalah Yamin Labuso dan Erikson Hutagaol.
Mereka kini berada di rumah sakit Zamboanga untuk pemeriksaan kesehatan. Saat Sanusi mengontak keduanya lewat telepon, mereka menyatakan dalam keadaan baik. "Hanya mengalami kelelahan fisik karena disandera selama dua bulan lebih," kata Sanusi.
Sanusi mengaku bersama sejumlah staf Kedutaan Indonesia di Manila dan staf Konsulat Jenderal RI di Davao akan berangkat ke Zamboanga, Senin, guna mengurus pemulangan Yamin dan Erikson. Karena keduanya tidak memiliki paspor, kedutaan akan memberikan surat perjalanan laksana paspor untuk mereka.
Yamin dan erikson disandera kelompok bersenjata yang menamakan diri Jami Al Islami Southern Mindanao sejak 30 Maret. Kedua anak buah kapal Bonggaya 91 milik perusahaan Malaysia itu disekap bersama Ahmad Resmiadi, kapten kapal.
Hingga kini, Resmiyadi masih disandera di kawasan Pulau Sulu. Menurut Sanusi, Panglima Angkatan Bersenjata Filipina berjanji akan membebaskan Resmiyadi. Apabila dilakukan operasi militer lagi, Sanusi minta keselamatan sandera diutamakan.
Konsul Penerangan Konsulat Jenderal RI di Davao Bambang Gunawan mengatakan, dirinya mendapat informasi dari Komando Selatan Mindanao bahwa Resmiadi terpisah dengan Yamin dan Erikson sehingga belum dapat dibebaskan. Namun, lokasi mereka masih di sekitar Pulau Sulu. Wahyudi
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Presiden Soeharto saat menerima kunjungan presiden Filipina Fidel Ramos, Jakarta, 1993. [Setneg; 18D/190/1993; 20020521].](/hg/photostock/2005/02/07/s_18D19004_high_thumb.jpg) |
![Presiden Soeharto saat menerima kunjungan presiden Filipina Fidel Ramos, Jakarta, 1993. [Setneg; 18D/190/1993; 20020521].](/hg/photostock/2005/02/07/s_18D19005_high_thumb.jpg) |
| Presiden Soeharto saat menerima kunjungan presiden Filipina
|
|
| Presiden Soeharto saat menerima kunjungan presiden Filipina
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|