|
Dua Sandera WNI Dibawa ke Markas Militer Filipina
Minggu, 12 Juni 2005 | 13:14 WIB
TEMPO Interaktif, Zamboanga: Dua warga negara Indonesia yang dibebaskan di Jolo, setelah disandera sejak bulan lalu, diterbangkan ke markas Brigade Angkatan Bersenjata Filipina wilayah selatan di Zamboanga.
Mereka, yakni Yamin Labaso, dan Erikson Hutagaol, mendapat perawatan medis dan dimintai keterangan oleh militer setempat.
"Mereka dibawa ke markas militer di Zamboanga, yang berkoordinasi langsung dengan pemerintah Indonesia," kata juru bicara militer Filipina Letnan Kolonel Buenaventura Pascual seperti dikutip kantor berita AFP.
Seorang warga negara Indonesia lainnya yang semula disandera adalah Ahmad Resmiyadi. Hingga kini, militer Filipina masih berusaha membebaskannya. Ketiganya disandera setelah kapal mereka diserang di wilayah Sabah, Malaysia, oleh kelompok yang mengaku sebagai Jamiat al-Islamiah Mindanao Selatan.
Yamin dan Erikson dijadwalkan akan dipertemukan dengan pejabat Kedutaan Besar RI di Filipina. Namun, sejauh ini, belum ada diplomat Indonesia yang bisa dihubungi. AFP/Budi
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Presiden Soeharto saat menerima kunjungan presiden Filipina Fidel Ramos, Jakarta, 1993. [Setneg; 18D/190/1993; 20020521].](/hg/photostock/2005/02/07/s_18D19004_high_thumb.jpg) |
![Presiden Soeharto saat menerima kunjungan presiden Filipina Fidel Ramos, Jakarta, 1993. [Setneg; 18D/190/1993; 20020521].](/hg/photostock/2005/02/07/s_18D19005_high_thumb.jpg) |
| Presiden Soeharto saat menerima kunjungan presiden Filipina
|
|
| Presiden Soeharto saat menerima kunjungan presiden Filipina
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|