|
Presiden Buka SMS 24 Jam
Sabtu, 11 Juni 2005 | 18:47 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo bambang Yudhoyono memastikan membuka telepon selulernya selam 24 jam, untuk menerima keluhan dari masyarakat baik melalui sms (short message service atau layanan pesan singkat maupun menelepon secara langsung.
Ia mengemukakan hal itu menanggapi keluhan seorang petani mengenai sikap para pejabat di daerah yang jarang turun ke lapangan dan bertemu dengan petani.
"Kalau saudara merasa tidak ada kepedulian, tidak pernah didatangani, hp (telepon genggam) dan sms saya terbuka 24 jam," ujar Presiden Yudhoyono dalam temu wicara pencanangan Revitalisasi Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan 2005 di Jatiluhur, Jawa Barat, Sabtu (11/6).
Presiden berjanji akan langsung memberikan solusi setiap permasalahan yang dihadapi rakyat. Dia menceritakan sebelumnya pernah menerima keluhan dari guru bantu di Pati, Jawa Tengah. Guru tersebut mengeluhkan lambatnya honor yang diterima.
Setelah menerima keluhan itu, Presiden mengaku langsung menyampaikannya ke Menteri Pendidikan untuk ditindaklanjuti. "Hati-hati sekarang, karena saya punya mata dengan hp dan sms," tandas Presiden.
Pada kesempatan itu, ia mengajak para pemimpin di negeri ini rajin turun ke lapangan untuk bertemu rakyat. "Kalau perlu bermalam," kata Yudhoyono tegas.
Presiden juga mengungkapkan dirinya tidak senang kalau para pejabat sering ke luar negeri. "Keluar negeri kadang-kadang perlu untuk studi banding, kerjasama dan menarik investor. Tapi yang tidak benar jika tidak pernah turun bertemu rakyat," katanya. Sunariah
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Cendekiawan Muslim, Nurcholish Madjid alias Cak Nur (kanan) didampingi calon presiden dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY (kiri), dalam konferensi pers seusai melakukan pertemuan empat mata di kediaman Cak Nur di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis, 6 Mei 2004. [TEMPO/Usman Iskandar; K21A/204/2004; 20040507].](/hg/photostock/2005/02/15/s_K21A20603_high_thumb.jpg) |
![Panglima Angkatan Bersenjata Singapura, Mayor General Ng Yat Chung (kiri) bersalaman dengan Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Susilo Bambang Yudhoyono saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Menko Polkam, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bagus Indahono; K15A/407/2003; 20030625].](/hg/photostock/2005/02/15/s_K15A40706_high_thumb.jpg) |
| Nurcholish Madjid dan Susilo Bambang Yudhoyono
|
|
| Susilo Bambang Yudhoyono dan Ng Yat Chung
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|