Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Mulyana: Tak Ada Pleno Bahas Asuransi
Sabtu, 11 Juni 2005 | 13:46 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Tersangka kasus suap terhadap auditor Badan Pemeriksa Keuangan, Mulyana W. Kusuma menyatakan tidak pernah ada rapat pleno untuk membahas asuransi di Komisi Pemilihan Umum selama penyelenggaraan pemilu tahun 2004.

"Papa baru tahu ketika diperiksa penyidik," ujar Gina Santiyana, putri Mulyana, kepada wartawan di rumah tahanan Salemba, Sabtu (11/6).

Secara terpisah, Sirra Prayuna, pengacara Mulyana, juga menyatakan bahwa selama mendampingi klienya dalam penyidikan, Mulyana terkejut saat penyidik menanyakan seputar proses asuransi di KPU. "Mulyana tidak tahu-menahu soal proses tersebut," ujarnya.

Dalam penyelenggaran Pemilu 2004, KPU mengasuransikan anggota KPU dan anggota kelompok penyelenggara pemilu (KPUD, PPK, dan PPS) se Indonesia yang jumlahnya sekitar 5 juta orang, dengan total premi RP 14,8 milyar. Dalam perkembangannya, KPU meminta diskon 3,4% atau sebesar Rp. 5,6 miliar.

Awal Mei lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi telah memeriksa Panitia Pengadaan Proyek Jasa Asuransi KPU, yakni Heru Hermawan (ketua), Elfison Anwar (wakil ketua), serta Susilo Hadi (sekretaris). Di dalam struktur KPU, Heru Hermawan sehari-hari menjabat sebagai Kepala Bagian Penyusunan Anggaran II, Elfison Anwar Kepala Bagian Penyusunan anggaran I, dan Susilo Hadi sebagai Kepala Subbagian penyusunan anggaran IIA.

Ketua KPU Nazarudin Samsudin pun terlah diperiksa seputar dugaan keterlibatan dirinya dalam hal meminta diskon premi asuransi pada PT Asuransi Bumi Putra Muda 1967. Astri Wahyuni


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Ariza Dipagar Betis Anggota KNPI ke Penjara
Yusacc Kembalikan Dana Taktis US 14 Ribu Dolar
Anggota KPU Lima Orang Masih Memadai
Hamid Membantah Semua Tudingan
Pamit Dari KPU, Anas Urbaningrum Tetap Siap Diperiksa KPK
Hamid Tiba Tanpa Pengawalan Ketat
Hamid Awaluddin : Kalau Dipanggil, Ya, Harus Datang
Hamid Akan Diperiksa Kamis
Agung Minta Politikus Penerima Dana KPU Diumumkan
Mulyana Desak KPK Usut Kasus Suap Lainnya
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data