|
Presiden: Usaha Pemerintah Bukan Retorika
Sabtu, 11 Juni 2005 | 11:54 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan bahwa segala upaya yang dicanangkan dan dikerjakan pemerintahannya selama ini bukan hanya retorika dan main-main belaka. Tetapi apa yang dikerjakan para menteri, gubernur, bupati dan walikota adalah serius ingin mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Presiden menyammpaikan hal itu ketika memberikan pidato di luar teks pada pencanangan Revitalisasi Pertanian, Perikanan dan Perhutanan Nasional di Waduk Juanda, Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (11/6).
“Ada kritikan di luar, bahwa segala upaya kita ini hanya retorika, main-main. Saya ingin bertanya kepada saudara-saudara menteri, gubernur, dan bupati di sini: Apa betul semua ini hanya main-main?,” tutur Presiden Yudhoyono dengan mimik serius.
Hadir dalam acara itu sejumlah menteri kabinet Indonesia Bersatu, seperti Menko Perekonomian Aburizal Bakri, Menteri Kehutanan M.S Ka’ban, Menteri Pertanian Anton Apriantono, Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi, dan Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi.
Kritik semacam itu, lanjut Presiden, harus menjadi cambuk bagi segenap jajaran pemerintah untuk bekerja lebih keras lagi. “Saya yakin, jika pemerintah, masyarakat, cendekiawan, petani dan nelayan bekerja keras diiringi doa para ulama, tujuan kita bersama pasti tercapai,” tandas Presiden.
Karena itu Presiden mengajak segenap masyarakat jangan mudah pesimis dan rendah diri. Masyarakat juga diminta tidak hanya memuji-muji bangsa lain, tapi justru mudah menjelekkan bangsa sendiri. “Bangsa lain bisa maju karena bekerja keras. Sehingga kita juga bisa maju jika bekerja keras,” ujarnya. Nanang Sutisna dan Sudrajat
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Cendekiawan Muslim, Nurcholish Madjid alias Cak Nur (kanan) didampingi calon presiden dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY (kiri), dalam konferensi pers seusai melakukan pertemuan empat mata di kediaman Cak Nur di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis, 6 Mei 2004. [TEMPO/Usman Iskandar; K21A/204/2004; 20040507].](/hg/photostock/2005/02/15/s_K21A20603_high_thumb.jpg) |
![Panglima Angkatan Bersenjata Singapura, Mayor General Ng Yat Chung (kiri) bersalaman dengan Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Susilo Bambang Yudhoyono saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Menko Polkam, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bagus Indahono; K15A/407/2003; 20030625].](/hg/photostock/2005/02/15/s_K15A40706_high_thumb.jpg) |
| Nurcholish Madjid dan Susilo Bambang Yudhoyono
|
|
| Susilo Bambang Yudhoyono dan Ng Yat Chung
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|