Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pam Swakarsa, Hidup Lagi
Jum'at, 10 Juni 2005 | 19:45 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Gara-gara polisi tak mampu mendeteksi adanya gangguan keamanan, Desk Antiteror akan kembali memfungsikan pengamanan swakarsa (pam swakarsa). "Satu tanggung jawab warga untuk adakan pengamanan swakarsa,"kata Sekretaris Jenderal Departemen Dalam Negeri, Progo Nurdjaman. Desk itu, menurut rencana, akan dibentuk di tiap daerah.

Pengerahan itu adalah kontribusi pemerintah daerah sebagai salah satu elemen Desk Antiteror, disamping antara lain, TNI dan kepolisian. "Jika mengandalkan aparat keamanan, dengan luas geografis begitu besar, saya kira tidak bisa,"kata Progo pada wartawan di Jakarta, kemarin.

Alasan pemfungsian pam swakarsa, menurut Progo, adalah agar pengawasan keamanan dapat menjadi lebih efektif. Penghuni atau pendatang baru di tiap lingkungan RT, RW, Kelurahan dapat dimonitor, dengan adanya kewajiban lapor 24 jam, atau keharusan membawa surat pindah. "Ini adalah bentuk partisipasi masyarakat,"ujarnya.

Sistem keamanan lingkungan, menurut Progo, konotasinya dilakukan malam hari. "Pam swakarsa, bisa malam juga siang hari,"ujarnya.

Pengorganisasian desk itu, akan efektif bila dilakukan di tingkat kabupaten atau kota. "Untuk bisa memonitor kewilayahannya,"ujar Progo.

Koordinasi desk antiteror akan menjadi wewenang Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan. Target pembentukan pun ada di kementerian itu. "Kontribusi Depdagri dalam desk itu adalah meminta pemerintah daerah menggalakkan kembali peran pam swakarsa,"kata Progo.

Rencana membentuk desk antiteror itu menuai protes. Menurut Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Mahfudz Siddiq, akan mengembalikan Depdagri seperti pada era Orde Baru. Pada masa orde baru, Pam Swakarsa disalahgunakan penguasa untuk menginteli semua masyarakat, untuk menekan berkembangnya demokrasi, merepresi masyarakat yang tak setuju dengan tindakan pemerintah yang merugikan rakyat. Akibat lain dari Pam Swakarsa, yang terjadi bentrokan horizontal antar masyarakat.

Ibnu Rusydi

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Tengkorak dan tulang korban peristiwa Tanjung Priok bernama Tukimin di Mengkok Sukapura, RSCM Jakarta 7 September 2000.[TEMPO/Awaluddin R; 31D/299/2000; 2000/11/18].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20001022-038 Warga saat akan mengeroyok orang yang diduga anggota Pam Swakarsa, Jakarta tahun 1998 [TEMPO/ Fernandez H; 30d/042/98; 2000/06/20].
Korban Peristiwa Tanjung Priok
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Empat Keganjilan Sebelum Bom Meledak di Rumah Abu Jibril
Abu Jibril: Barang Saya Ada Yang Hilang
Polisi Bantah Dalangi Peledakan Pamulang
Dua Buronan Bom Bali Terlihat di Mindanao
Presiden dan Isteri Besuk Korban Bom Tentena di RS UKI
Polisi Bentuk Tiga Tim Tangani Bom Pamulang
Presiden Minta Gubernur Kembangkan Intelijen Daerah
Abu Jibril Sedang Siapkan Lima Buku
Panglima TNI: Harus Ada Keputusan Politik
Polisi Mengaku Profesional Tangani Bom Pamulang
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi Kasus Abdul Jabar
Perjalanan Ali Gufron
Kronologi Kasus Imam Samudra.
Jenderal Laskar Istimata
Rangkaian Pencabut Nyawa
Imam Samudra: ”Demi Allah, Tak Akan Selesai”
Keppres RI No. 10 Tahun 2001 Tentang Pelaksanaan Otonomi Daerah Di Bidang Pertanahan
InpresRI No. 5 Thn 2002 (kepada Kepala Badan Intelijen Negara sehubungan dengan terorisme)
Inpres RI No. 4 Thn 2002 (kepada Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan sehubungan dengan terorisme)
> selengkapnya...

Website

Kejaksaan RI
Kepolisian Negara Republik Indonesia
Imparsial
Badan Intelijen Negara
Wiranto
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Jalur Motor Bukan Solusi Kemacetan Jakarta
Nadine Rela Menekuk Badan
Raikkonen Siap Bantu Massa
Presiden Minta Heru Lelono Jelaskan Soal Super Toy
Pajak Kendaraan Bermotor Disepakati Naik 1-2 Persen

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data