|
Polisi Bentuk Tiga Tim Tangani Bom Pamulang
Jum'at, 10 Juni 2005 | 02:25 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya membentuk tiga tim untuk menangani kasus ledakan di Pamulang, Rabu pagi. "Tim kami bentuk dalam rapat kemarin (Rabu) malam," ujar Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Firman Gani kepada Tempo, Kamis (9/6).
Tim pertama, kata dia, bertugas melacak motor yang diduga dipakai pelaku menaruh bahan peledak di halaman rumah aktivis Majelis Mujahiddin Indonesia Abu Jibril. Tim kedua bertugas memeriksa ulang lokasi ledakan. Tim terakhir bertugas memeriksa saksi-saksi.
Pemeriksaan ulang di lokasi ledakan, menurut Firman, merupakan hal penting. Ia menyatakan, anggotanya akan berada di lokasi pada malam hari dan bukan pada siang hari. "Sekitar pukul empat, untuk memperoleh gambaran situasi seperti saat kejadian," tuturnya.
Firman menyatakan, polisi sudah meminta keterangan dari delapan orang saksi. Dua orang saksi tambahan adalah orang yang pertama datang ke lokasi setelah kejadian ledakan.
Enam saksi yang sebelumnya telah diperiksa adalah Abu Jibril, Ketua RW Trisna Dahlan, Ibu RT Misbach Muhardi, Ahmad Sana (pengurus Masjid Al-Munawaroh tempat Abu Jibril menjadi imam), Edi (penjaga warung tak jauh dari lokasi kejadian), dan Sutejo (satpam). Indriani Dyah Setiowati
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|