|
Polisi Mengaku Profesional Tangani Bom Pamulang
Kamis, 09 Juni 2005 | 18:45 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Firman Gani mengaku aparatnya menerapkan metode ilmiah dalam menangani kasus ledakan di Pamulang, Rabu pagi.
"Artinya bekerja secara profesional berdasarkan alat-alat bukti, hasil uji laboratorium forensik, keterangan saksi, dan lainnya," ujarnya kepada Tempo, Kamis (9/6).
Ia menjawab pertanyaan apakah polisi mencurigai Abu Jibril sebagai tersangka. Ledakan memang terjadi di halaman rumah kontrakan aktivis Majelis Mujahiddin Indonesia itu, yakni di Jalan Bima Blok C No. 106 Komplek Witana Harja, Pamulang.
Dikatakannya, polisi memeriksa secara menyeluruh baik rumah maupun penghuninya. Rumah Abu Jibril diperiksa, kata dia, untuk mengetahui kemungkinan pelaku memasuki rumah terlebih dahulu sebelum melakukan ledakan. Karenanya, ia menambahkan, polisi mengambil sejumlah barang dari rumah Abu Jibril.
Tentang tudingan Abu Jibril bahwa ledakan sengaja digunakan polisi agar bisa bebas memasuki rumahnya, Firman menyatakan tidak. Ia juga menepis tudingan bahwa ada rekayasa di balik ledakan berkekuatan rendah itu. Indriani Dyah Setiowati
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|